Sunday, March 22, 2026

Lebaran di Domus

Domus Pacis Santo Petrus adalah lembaga Katolik. Para rama yang tinggal di Domus Pacis dengan sendirinya beragama Katolik. Tetapi dengan datangnya Hari Raya Idul Fitri Domus juga mengalami auranya. Memang, dari 14 orang rama hanya seorang yang pergi ber-Lebaran. Lainnya tetap tinggal di Domus dengan irama hidup harian. Kesemuanya tetap membutuhkan pelayanan bukan hanya karena kelansiaannya tetapi juga karena kondisinya yang tak ada yang tak terendoni oleh penyakit. Kalau dikatakan juga mengalami aura lebaran, karena dari 15 orang karyawan yang ambil libur ada 8 orang. Yang bisa masuk adalah Mas Hari, Mas Bayu, Mas Enggar, Mas Ardi, Mas Abas, Mbak Sari, dan Mbak Paula. Dari 7 orang yang tak libur, 2 orang tidak ikut tugas malam. Dalam hal ini 2 orang relawan, Bu Titik dan Bu Rini, juga kena imbas Lebaran. Bu Titik ke Jakarta membantu keluarga anaknya, sementara Bu Rini juga harus mengganti segala pekerjaan ART yang ambil libur seminggu. Meskipun demikian, puji Tuhan, Domus Pacis masih boleh bersyukur. Selama Lebaran ini Rm. Andika, Direktur Domus Pacis, bisa mendapatkan bantuan tenaga dari seorang warga Katolik. Dialah yang sebelum Idul Fitri sudah datang dan tinggal di Domus. Dia adalah seorang gadis yang biasa dipanggil dengan nama INTAN. Nama lengkapnya adalah Paulina Mellani Intan Ayu Setiawati. Intan adalah warga Katolik Wilayah Samigaluh, Paroki Nanggulan. Tampaknya Mbak Intan juga seorang aktivis Gereja, karena dalam Misa Harian Domus dia juga bisa ikut jadi lektor bahkan termasuk menyanyikan lagu Pengantar Injil.

No comments:

Post a Comment

Lebaran di Domus

Domus Pacis Santo Petrus adalah lembaga Katolik. Para rama yang tinggal di Domus Pacis dengan sendirinya beragama Katolik. Tetapi dengan dat...