Thursday, March 26, 2026

Lamunan Pekan Prapaskah V

Jumat, 27 Maret 2026

Yohanes 10:31-42

31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. 32 Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?" 33 Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah." 34 Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah? 35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan --, 36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? 37 Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, 38 tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." 39 Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka. 

40 Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ. 41 Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: "Yohanes memang tidak membuat satu tandapun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar." 42 Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya. 

Butir-butir Permenungan

  • Katanya, yang namanya agama adalah pegangan berbuat baik. Untuk baik orang akan beragama.
  • Katanya, orang beragama akan selalu bersikap baik kepada siapapun. Dia tak akan menjadi penyebab celaka orang lain.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, sekalipun beragama membuat orang punya kehendak baik, kalau pandangan keagamaannya sempit hanya terpaku pada rumusan-rumusan, orang bisa menganggap sesat yang berbuat baik tetapi punya ungkapan rumusan beda. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan kedalaman hati dalam hidup beragama orang akan memahami rumusan-rumusan keagamaan dan menjalani kandungan iman di dalamnya.

Ah, semua perintah dan larangan dalam agama tak boleh diutak-atik rumusannya.

No comments:

Post a Comment

Lamunan Pekan Prapaskah V

Jumat, 27 Maret 2026 Yohanes 10:31-42 31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. 32 Kata Yesus kepada merek...