Sunday, March 29, 2026

Lamunan Pekan Suci

Senin, 30 Maret 2026

Yohanes 12:1-11

1 Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati. 2 Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus. 3 Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu. 4 Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata: 5 "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?" 6 Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya. 7 Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku. 8 Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu."

9 Sejumlah besar orang Yahudi mendengar, bahwa Yesus ada di sana dan mereka datang bukan hanya karena Yesus, melainkan juga untuk melihat Lazarus, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati. 10 Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga, 11 sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, banyak orang bisa terhenyak mendengar peristiwa heboh karena hadirnya orang hebat yang bisa mengentaskan derita orang yang sudah diyakini tak punya pengharapan hidup. Orangpun ingin melihat bukti segar bugarnya yang mengalami pengentasan.
  • Tampaknya, orang yang dientaskan bisa sungguh menambah kekaguman terhadap sang pengentas. Orangpun bisa amat kagum pada yang dientaskan yang kini bisa hidup seperti pada umumnya orang hidup.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, sekalipun mampu menjadi bukti sebagai orang yang dientaskan dari derita tak berpengharapan oleh sosok tokoh hebat, dia juga harus sadar jadi ikut incaran terancam dari golongan kaum yang merasa tersaingi oleh popularitas tokoh pengentas. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati, tokoh pejuang kebaikan umum dengan bukti-bukti hasil perjuangannya tetap bisa dipandang berbahaya sehingga harus disingkirkan oleh golongan orang yang hidupnya penuh bersaing untuk mendapatkan popularitas dan pengaruh serta kekuasaan.

Ah, asal selalu berbuat baik orang tak akan terancam hidupnya.

No comments:

Post a Comment

Lamunan Pekan Suci

Senin, 30 Maret 2026 Yohanes 12:1-11 1 Enam hari sebelum Paskah   Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesu...