Tuesday, March 3, 2026

Karena Kunjungan untuk Rm. Heruyanta

Rm. Bambang merasa bahwa di hari-hari yang hujan biasa turun, wajarlah kalau ada orang kecipratan atau kena percikan air yang tergenang di jalan karena ada kendaraan lewat. Tentu saja peristiwa kecipratan seperti itu mudah membuat jengkel. Tetapi kalau gambaran seperti itu dipakai untuk melukiskan perasaan Rm. Bambang yang melihat diri kecipratan, yang terjadi bukanlah jengkel apalagi marah. Rm. Bambang justru merasa senang sekali. Mengapa? Karena yang nyiprat atau terpercik bukan air tetapi tamu. Beberapa kali di hari-hari ini ada beberapa orang menghampirinya di kamarnya. Sebenarnya kedatangan mereka di Domus Pacis Santo Petrus bukanlah untuk Rm. Bambang. 

Sejak pertengahan Februari 2026 setiap hari ada beberapa bahkan sering juga rumbongan kecil umat Katolik datang di Domus Pacis Santo Petrus. Beberapa orang ada yang datang dari pagi hingga sore. Beberapa yang lain datang dan menginap semalam. Itu terjadi pada setiap hari. Kalau berupa rombongan, mereka datang biasa di pagi atau siang atau sore dan tidak sampai berjam-jam. Semua ini terjadi sejak Rm. St. Heruyanta berada di Domus Pacis. Pada tanggal 13 Februari 2026 beliau keluar dari RS Panti Rapih karena menderita stroke dan langsung masuk Domus Pacis. Rm. Heru adalah imam Keuskupan Agung Semarang yang bertugas di Paroki Salam. Barangkali karena tidak ada SK Keuskupan yang menetapkan Rm. Heru menjadi bagian imam warga Domus, Rama Paroki Salam memandangnya sebagai "menitipkan". Maka, sekalipun pihak Domus Pacis melayani Rm. Heru sebagaimana para rama Domus yang bahkan kondisinya lebih berat dari pada Rm. Heru, pihak Paroki Salam membuat giliran tugas menunggu Rm. Heru seperti terjadi ketika opname di rumah sakit. Itulah sebabnya setiap hari dan malam selalu ada warga Katolik bergiliran per Wilayah menunggu Rm. Heru. Itulah sebanya kadang-kadang ada rombongan yang mengunjungi Rm. Heru di Domus. Itulah sebabnya kadang-kadang ada yang mampir ke Rm. Bambang. Itulah sebabnya mengapa kadang-kadang Rm. Bambang mendapatkan oleh-oleh khusus.

No comments:

Post a Comment

Rencana Paskahan Eks Papua di Domus

Sebetulnya bagi Rm. Bambang mendengar kata " Paklik " bukanlah hal asing. Itu adalah sebuah kata dalam bahasa Jawa merupakan kepen...