DOMUS PACIS PETRUS
Friday, March 27, 2026
Rm. Heru dan Rm. Saptaka
Santo Tutilo
diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 05 Agustus 2013 Diperbaharui: 31 Mei 2014 Hits: 11790
- Perayaan28 Maret
- LahirHidup pada Abad ke-9
- Kota asalSwiss
- Wafat
- Tahun 915 di Biara Saint Gall Switzerland | Oleh sebab alamiah
- Kanonisasi
- Pre-Congregation
St. Tutilo adalah seorang dengan banyak bakat. Ia seorang penyair, pelukis potret, pematung, orator dan arsitek. Ia juga seorang ahli mesin. Bakatnya yang terutama adalah musik. Ia dapat memainkan semua alat musik yang dipergunakan para biarawan untuk liturgi mereka. Ia dan temannya, Beato Notker, menggubah lagu-lagu tanggapan liturgi. Hanya tiga puisi dan satu nyanyian tersisa dari seluruh karya Tutilo. Tetapi lukisan dan patung-patungnya masih dapat ditemukan sekarang di beberapa kota di Eropa. Lukisan-lukisan dan patung-patungnya diidentifikasikan sebagai karyanya karena ia senantiasa menandai karyanya dengan sebuah motto.
Akan tetapi, Tutilo tidak dimaklumkan sebagai seorang kudus karena bakat-bakatnya yang banyak itu. Ia seorang rendah hati yang ingin hidup hanya untuk Tuhan. Ia memuliakan Tuhan dengan cara-cara yang ia tahu: dengan melukis, membuat patung dan menggubah musik.
Tutilo dimaklumkan sebagai seorang kudus sebab ia melewatkan hidupnya dengan memuji dan mengasihi Allah. St. Tutilo wafat pada tahun 915.
Lamunan Pekan Prapaskah V
Sabtu, 28 Maret 2026
Yohanes 11:45-56
45 Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya. 46 Tetapi ada yang pergi kepada orang-orang Farisi dan menceriterakan kepada mereka, apa yang telah dibuat Yesus itu. 47 Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul dan mereka berkata: "Apakah yang harus kita buat? Sebab orang itu membuat banyak mujizat. 48 Apabila kita biarkan Dia, maka semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang dan akan merampas tempat suci kita serta bangsa kita." 49 Tetapi seorang di antara mereka, yaitu Kayafas, Imam Besar pada tahun itu, berkata kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa-apa, 50 dan kamu tidak insaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa." 51 Hal itu dikatakannya bukan dari dirinya sendiri, tetapi sebagai Imam Besar pada tahun itu ia bernubuat, bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu, 52 dan bukan untuk bangsa itu saja, tetapi juga untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai. 53 Mulai dari hari itu mereka sepakat untuk membunuh Dia. 54 Karena itu Yesus tidak tampil lagi di muka umum di antara orang-orang Yahudi, Ia berangkat dari situ ke daerah dekat padang gurun, ke sebuah kota yang bernama Efraim, dan di situ Ia tinggal bersama-sama murid-murid-Nya. 55 Pada waktu itu hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat dan banyak orang dari negeri itu berangkat ke Yerusalem untuk menyucikan diri sebelum Paskah itu. 56 Mereka mencari Yesus dan sambil berdiri di dalam Bait Allah, mereka berkata seorang kepada yang lain: "Bagaimana pendapatmu? Akan datang jugakah Ia ke pesta?"
Butir-butir
Permenungan
- Katanya, agama membutuhkan juru warta. Dalam agama adanya pewarta handal akan sungguh membuat semua semua senang.
- Katanya, para pengurus dan tokoh agama akan menumbuhkembangkan hadirnya tokoh-tokoh pewarta. Kalau ada pewarta handal yang amat populer, ini akan sungguh dijaga keberadaannya.
- Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, sekalipun tokoh pewarta handal dan populer akan mampu mengembangkan dan menguatkan iman umat, kalau ternyata memiliki kepentingan politik, para pengurus dan tokoh agama justru bisa menjadi pembungkam utama. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati seorang pewarta iman handal justru akan menjadi cahaya terang hidup sejati amat banyak orang siapapun dan dari bangsa manapun kalau mengalami pembungkaman dengan alasan politik.
Ah, bagaimanapun juga agama harus tuntuk pada kebijakan negara.
Thursday, March 26, 2026
Minggu Palma: Sejarah dan Makna Mendalam Umat Katolik
KOMPAS.com - Setiap tahun, di hari Minggu menjelang Paskah, gereja Katolik di seluruh dunia bahkan Indonesia dipenuhi umat dengan membawa daun palma atau palem.
- Daun palma melambangkan kemenangan rohani, bahwa Yesus akan mengalahkan maut.
- Dalam tradisi gereja, daun palma yang diberkati pada hari Minggu Palma sering dibawa pulang untuk disimpan di rumah sebagai lambang perlindungan dan pengingat akan kerendahan hati Kristus.
- Setahun kemudian, daun-daun tersebut dibakar dan abunya digunakan dalam perayaan Rabu Abu, membuka masa Prapaskah berikutnya.
- Merenungkan arti pengorbanan
Yesus tidak hanya disambut, tapi juga ditolak dan disalibkan. Kita diingatkan bahwa hidup tidak hanya soal pujian, tapi juga kesetiaan dalam penderitaan.
- Melatih kerendahan hati
Dalam dunia yang penuh persaingan, Yesus datang tidak untuk menang sendiri, tapi untuk memberi diri. Ini menjadi inspirasi untuk hidup lebih rendah hati, lebih melayani.
- Menjalani iman dengan sadar
Minggu Palma bukan seremoni, tapi momen untuk memperbarui komitmen kita kepada Allah—bahwa kita ikut dalam jalan salib-Nya, bukan hanya dalam kemuliaan-Nya.
Santo Rupertus
diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 27 Maret 2015 Diperbaharui: 03 Agustus 2016 Hits: 13227
- Perayaan27 Maret
- LahirHidup pada abad akhir abad ke-7 (tanggal dan tahun lahir tidak diketahui)
- Kota asalMungkin di Perancis
- Wilayah karyaJerman, Austria
- Wafat
- Tahun 718 di Salzburg, Austria - Sebab alamiah
- Kanonisasi
- Pre-Congregation
Pada tahun 696, Duke of Bavaria Theodo menghadiahkan sebidang tanah bagi Rupertus di kota Juvavum (kini bernama Salzburg dan menjadi wilayah Austria), yang dipergunakannya untuk membangun sebuah biara Benediktin sebagai pusat kegiatan missionarisnya. Ia juga yang kemudian diangkat menjadi kepala biara tersebut. Untuk mendanai kehidupan dan karya mereka, Rupertus dan para biarawannya membangun tambak-tambak garam dan mendidik umat dalam memproduksi garam untuk dijual. Garam produksi mereka menjadi sangat terkenal sehingga kota itu kemudian diganti namanya menjadi “Salzburg” yang berarti “Bukit Garam”.
Santo Rupertus tutup usia pada hari Minggu Paskah di sekitar tahun 710. Relikwinya di semayamkan dalam sebuah Reliquary bersama dengan relikwi santo Virgilius di Katedral yang didedikasikan untuk mereka berdua; Katedral Santo Rupertus dan Virgilius di Salzburg Austria.
Di Katedral ini pula Komposer terkenal Wolfgang Amadeus Mozart dibabtis dengan nama babtis : Johannes Chrysostomus Wolfgangus Theophilus Mozart.
Lamunan Pekan Prapaskah V
Jumat, 27 Maret 2026
Yohanes 10:31-42
31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. 32 Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?" 33 Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah." 34 Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah? 35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan --, 36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? 37 Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, 38 tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa." 39 Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka.
40 Kemudian Yesus pergi lagi ke seberang Yordan, ke tempat Yohanes membaptis dahulu, lalu Ia tinggal di situ. 41 Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: "Yohanes memang tidak membuat satu tandapun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar." 42 Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.
Butir-butir
Permenungan
- Katanya, yang namanya agama adalah pegangan berbuat baik. Untuk baik orang akan beragama.
- Katanya, orang beragama akan selalu bersikap baik kepada siapapun. Dia tak akan menjadi penyebab celaka orang lain.
- Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, sekalipun beragama membuat orang punya kehendak baik, kalau pandangan keagamaannya sempit hanya terpaku pada rumusan-rumusan, orang bisa menganggap sesat yang berbuat baik tetapi punya ungkapan rumusan beda. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan kedalaman hati dalam hidup beragama orang akan memahami rumusan-rumusan keagamaan dan menjalani kandungan iman di dalamnya.
Ah, semua perintah dan larangan dalam agama tak boleh diutak-atik rumusannya.
Wednesday, March 25, 2026
Rm. Djoko Berbelarasa ke Rm. Saptaka
Rm. Heru dan Rm. Saptaka
Rm. St. Heruyanto adalah pastor yang bertugas di Paroki Salam. Karena menderita stroke, sepulang dari RS Panti Rapih beliau untuk sementara ...
-
Pada tanggal 3 Februari 2026 Mgr. Rubiyatmoko mengirim berita dalam WA Grup UNIO KAS NEWS "Para Romo, selamat malam. Mohon doa untuk Ra...
-
Sejak di Domus Pacis Puren, Pringwulung, keluarga ini memang biasa berkunjung ke Rm. Bambang setahun sekali. Itu terus terjadi hingga kini R...
-
"Siapakah dia?" Barangkali, kalau pertanyaan ini disertakan pada gambar foto dalam berita ini, akan ada beberapa orang yang ikut b...




