DOMUS PACIS PETRUS
Wednesday, March 25, 2026
Rm. Djoko Berbelarasa ke Rm. Saptaka
Santo Ludger
diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 05 Agustus 2013 Diperbaharui: 06 Maret 2017 Hits: 10873
- Perayaan26 Maret
- LahirTahun 743
- Kota asalZuilen, Friesland (Sekarang Netherlands)
- Wafat
- 26 Maret 809 | Oleh sebab alamiah
- Beatifikasi-
- Kanonisasi
- Pre-Congregation
Pada tahun 753 Ludger bertemu dengan St. Bonifasius dan mendengarkan khotbah dari orang Kudus tersebut. Ludger sangat tersentuh dengan kata-kata St. Bonifasius. Ia lalu masuk biara Benediktin dan mempersembahkan hidupnya untuk melayani Tuhan. Setelah belajar dengan tekun selama beberapa tahun di Utrecht, Ludger melanjutkan pendidikannya di Inggris. Setelah ditahbiskan sebagai imam Ludger memutuskan untuk pulang ke Utrecht sebagai seorang misionaris pada tahun 773. Ludger melakukan perjalanan hingga jauh untuk mewartakan Kabar Gembira. Ia amat gembira dapat membagikan apa yang telah ia ketahui tentang Tuhan kepada siapa saja yang mendengarkannya. Orang-orang kafir bertobat dan umat Kristiani memulai cara hidup yang jauh lebih baik. St. Ludger mendirikan banyak gereja serta biara.
Serbuan bangsa Saxon membuat segala kerja keras St. Ludger kelihatan akan menjadi sia-sia. Tetapi, ia pantang menyerah. St. Ludger mencari tempat yang aman bagi para muridnya lalu ia pergi ke Roma untuk berziarah dan sekaligus memohon petunjuk dari bapa suci Adrianus I mengenai apa yang harus ia lakukan.
Selama lebih dari tiga tahun di Roma, Ludger tinggal di sebuah biara Benediktin sebagai seorang rahib yang baik serta kudus. Namun demikian, ia tidak melupakan para murid di negerinya. Begitu ia dapat kembali ke tanah airnya, Ludger segera pulang serta melanjutkan karyanya. Ia bekerja tanpa kenal lelah dan mempertobatkan banyak orang Saxon.
Setelah ditahbiskan menjadi uskup, terlebih lagi Ludger memberikan teladan bagi umatnya dengan kelemah-lembutan serta belas kasihannya. Suatu kali, orang-orang yang iri hati kepadanya menyampaikan hal-hal yang buruk mengenai Ludger kepada Raja Charlemagne. Raja memerintahkan kepada Ludger untuk datang ke istana guna membela diri. Dengan taat Ludger datang ke istana. Keesokan harinya, ketika raja memanggilnya, Ludger mengatakan bahwa ia akan datang segera setelah ia menyelesaikan doa-doanya.
Pada mulanya Beato Raja Charlemagne amat marah. Tetapi, St. Ludger menjelaskan kepadanya bahwa meskipun ia mempunyai rasa hormat yang besar kepada raja, ia tahu bahwa Tuhan harus dinomor-satukan. “Baginda tidak akan marah kepada saya,” katanya, “sebab Baginda sendiri yang mengatakan kepada saya untuk selalu menomor-satukan Tuhan.” Mendengar jawaban yang bijaksana itu, raja menjadi sadar bahwa Ludger adalah seorang yang amat kudus. Sejak saat itu, Charlemagne mengagumi serta amat mengasihinya. St. Ludger wafat pada Hari Minggu Sengsara pada tahun 809. Ia melaksanakan segala tugas dan kewajibannya untuk melayani Tuhan, bahkan pada hari wafatnya.
Lamunan Pekan Prapaskah V
Kamis, 26 Maret 2026
Yohanes 8:51-59
51 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya." 52 Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: "Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. 53 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?" 54 Jawab Yesus: "Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, 55 padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. 56 Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita." 57 Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: "Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?" 58 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada." 59 Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.
Butir-butir Permenungan
- Tampaknya, ada gambaran bahwa semua ciptaan itu memiliki keterbatasan. Semua memakai mati atau bahkan musnah.
- Tampaknya, mungkin orang bisa bangga kalau mencapai usia 1000 tahun. Tetapi dengan perkiraan panjang zaman hingga kini sebanyak 5025 tahun, maka dia mengalami hidup di dunia ini sebesar lebih kecil dari 20% sejak Sebelum Masehi hingga kini.
- Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun keberadaan di dunia fana manusia memiliki keterbatasan usia, tetapi karena kesejatiannya ditandai punya roh ilahi, asal selalu berpegang pada aura relung hati orang tak akan lepas dari Sang Sumber Hidup selama-lamanya sampai keabadian. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati dengan selalu berjuang taat nurani orang selalu ada dalam daya hidup selama-lamanya tanpa batas.
Ah, mana ada manusia bebas kematian.
Tuesday, March 24, 2026
Akan Terbit 2 Buku
Pada Senin 23 Maret 2026 sore Rm. Subali dari Seminari Tinggi mendapatkan giliran memimpin Misa Harian di Domus Pacis. Seperti biasa sesudah Misa langsung menuju ruang makan Domus untuk santap malam bersama. Sebetulnya ada pertanyaan Rm. Bambang dalam hati akan ditujukan ke Rm. Subali. Ini berkaitan dengan telepon dari Mas Yoyok dari Penerbit Pohon Cahaya. Rm. Bambang memang menyerahkan 2 tulisan ke Pohon Cahaya. Salah satu buku berisi renungan iman. Karena menyangkut ajaran Gereja, untuk bisa diterbitkan harus ada nihil obstat (tidak ada yang menghalangi) dan imprimatur, yaitu izin resmi dari otoritas Gereja. Nihil obstat dari seorang teolog dan imprimatur dari Keuskupan. Mas Yoyok pernah menelpon Rm. Bambang agar meminta Rm. Subali untuk segera memberikan tanda tangan nihil obstat. Tetapi pada waktu itu Rm. Bambang menjawab "Dipun sumanggaaken Rm. Subali mawon, mas. Sinten mangertos seratan kula mboten leres kangge iman Katolik lan saget damel umat sesat" (Diserahkan saja ke kebijakan Rm. Subali. Siapa tahu tulisan saya tidak benar dan bisa berbahaya menyesatkan umat). Itulah sebabnya Rm. Bambang mendiamkan 2 tulisan saya entah mendapatkan proses bagaimana.
"Rama, bukunipun sampun terbit dereng?" (Rama, apa bukunya sudah terbit?) tiba-tiba di tengah makan Rm. Subali bertanya kepada Rm. Bambang. "Rak tasih panjenengan waos, ta, kangge nliti saget mboten dipun paringi nihil obstat?" (Bukanlah masih Anda baca untuk diteliti bisa atau tidak untuk diberi nihil obstat?) jawab Rm. Bambang. Kemudian Rm. Bambang menceritakan anjuran dari Mas Yoyok untuk mendesak Rm. Subali. Ternyata Rm. Subali berkata "Kula pun cekap dangu nandatangi" (Sudah cukup lama saya sudah menandatangani). Ketika kembali ke kamarnya Rm. Bambang mengirim WA ke Mas Yoyok dari Pohon Cahaya "Mas, wau Kula kepanggih Rm Subali. Beliau mundhut pirsa buku pun terbit? Kanyata pun cekap dangu dipun tanda tangani 😇😇😇😇😇" (Mas, tadi saya berjumpa Rm. Subali. Beliau bertanya apakah buku sudah terbit. Ternyata sudah cukup lama sudah ditandatangani). Ternyata 16 menit kemudian datang jawaban dari Mas Yoyok bahwa untuk buku itu, yang berjudul Lamunan Seorang Lansia, menunggu imprimatur dari Keuskupan yang sudah datang pada 16 Maret 2026. Kini sudah masuk cetak dan sebelum Paskah sudah siap edar. Sementara itu, karena Rm. Bambang juga menyerahkan tulisan berjudul Tawa Tersembunyi di Tengah Rama-Rama Lansia, Mas Yoyok menerangkan buku ini sudah siap. Mas Yoyok menyampaikan pesan WA dengan bahasa Jawab berikut :Sugeng dalu Romo...
Rm Subali sampun maringi Nihil Obstat .
- Lajeng langkah salajengipun imprimatur.
- Lan nembe mandap imprimatur 16 Maret
- Lajeng 17-18 Maret proses pra cetak lan proses plat
- Nyuwun pangapunten🙏🙏 lajeng libur lebaran dugi tgl 25 maret Romo
- Buku Tawa Tersembunyi ingkang mboten ngagem Nihil Obstat sampun dados tgl 18 maret.
- Buku Lamunan, target dados 31 Maret sa'derengipuun Paskah
- Mekaten Romo...
Santo Dismas
diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 18 Oktober 2014 Diperbaharui: 04 April 2017 Hits: 18977
- Perayaan25 Maret
- LahirHidup pada abad pertama
- Kota asalTidak ada catatan
- Wafat
- Disalibkan bersama-sama dengan Yesus disekitar tahun 30 di Golgota, Yerusalem - Israel
- Venerasi-
- Beatifikasi-
- Kanonisasi
- Pre-Congregation
…. Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!"
Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." …(Lukas 23:39-43)
Dalam Injil Lukas pencuri yang bertobat itu tidak disebutkan namanya. Dalam Injil Nikodemus (Injil apokrif, berasal dari abad ke-4) nama pencuri yang baik adalah "Dismas", dan pencuri menghujat Yesus bernama "Gestas". Dalam Injil al-Tufuliyah (Injil apokrif, abad ke-6) namanya adalah "Titus", dan pencuri yang buruk bernama "Dumachus". Tradisi Gereja ortodoks Rusia, menyebut namanya sebagai "Rah".
Santo Dismas dipandang sebagai teladan bagi orang yang mau bertobat. Selain itu, ia juga menjadi santo pelindung bagi orang yang dihukum mati.
Lamunan Hari Raya
Kabar Sukacita
Rabu, 25 Maret 2026
Lukas 1:26-38
26 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, 27 kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. 28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." 29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. 30 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. 31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. 32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, 33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." 34 Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" 35 Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. 36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. 37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." 38 Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
Butir-butir
Permenungan
- Tampaknya, pada umumnya orang memiliki keinginan. Bahkan keinginan juga bisa menjadi cita-cita.
- Tampaknya, orang akan bergembira kalau keinginan terpenuhi. Bahkan orang akan berbahagia dan mengadakan syukuran dengan tercapainya cita-cita.
- Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, sekalipun yang namanya keinginan bahkan cita-cita menghadirkan kegembiraan kalau bisa teraih, tetapi dalam yang ilahi orang akan mengalami kebahagiaan amat mendalam justru kalau dapat lepas dari keinginan diri tetapi mampu menghayati realita sebagai wujud kehendak Tuhan. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan sungguh mengalami kebahagiaan sejati karena mengikuti kata nurani sekalipun jauh dari yang sebenarnya menjadi keinginan diri.
Ah, menjalani yang bukan keinginan itu justru bisa membuat stres.
Monday, March 23, 2026
Anugrah Dunia Maya
Orang bisa bilang tak bisa berbuat yang harus berjejaring dengan orang lain karena kondisi amat terbatas sekali dalam bermobilisasi. Kondisi itu kini dialami poleh Rm. Bambang yang sudah tak bisa bermobil dan bermotor sendiri. Kondisi itu diperkuat oleh realita bahwa kini hidupnya 90% lebih berada di kamar. Perjumpaan dengan orang lain terutama hanya terjadi dengan para rama serumah di Domus Pacis. Itupun hanya pada waktu makan 3 kali sehari dan dalam Misa Harian. Tetapi dia merasa tersadarkan mendapatkan anugrah besar dengan upaya ikut menghidupkan suasana menjelang Hari Raya Paskah 2026.
Sebenarnya, selama berada di Domus Pacis Santo Petrus, kecuali Perayaan Misa Malam Paskah, Pekan Suci sungguh dirayakan dengan amat sederhana tanpa adanya bunyi keyboard. Lagu-lagu pengiring juga hanya amat terbatas sekali, misalnya "Lihat Salib" ketika akan menghormat salib di Jumat Agung. Bacaan Kisah Sengsara dilakukan oleh karyawan dan rama sepuh. Tetapi untuk tahun 2026 ini suasana akan ada perbedaannya. Karena sering melayani suster-suster OP, Rm. Andika sebagai Direktur Domus bisa mendapatkan bantuan untuk pembacaan Kisah Sengsara dalam Misa Perayaan Palma dan Jumat Agung. Untuk Minggu Palma, Bu Rini bisa mencarikan bantuan dari umat Tionghoa salah satu Lingkungan Paroki Kumetiran untuk Kor. Dalam hal ini Rm. Bambang dalam hati merasa tak sampai hati kepada rama yang akan memimpin Kamis Putrih dan Jumat Agung yang bisa tanpa bunyi keyboard dan lagu-lagu. Puji Tuhan, ternyata dalam keterbatasan 90% berada di kamar, dia masih bisa ke sana-sini lewat dunia maya. Bu Rini dan Bu Pur mempertemukan dia dengan Mas Galih dari Paroki Brayut. Ternyata Mas Galih tidak punya tugas paroki untuk Jumat Agung sehingga di hari itu bisa membantu Domus. Sementara itu dengan HP Rm. Bambang bisa menjumpai Bapak Loly dari Paroki Pringwulung yang bersedia mencarikan organis. Ketika tak menemukan organis bebas tugas paroki, ternyata Pak Loly akan datang sendiri membantu Domus untuk Kamis Putih. Dalam hal lagu-lagu yang akan dipakai, Rm. Bambang mengusahakan mengetik yang akan diperbanyak untuk umat Kamis Putih dan Jumat Agung. Kontakan dengan Mas Galih Pak Loly untuk pilihan lagu-lagu bisa berjalan. Semua lewat perjumpaan maya.Rm. Djoko Berbelarasa ke Rm. Saptaka
Peristiwanya dari Misa Harian Domus Pacis Santo Petrus pada Rabu sore 25 Maret 2026. Pada saat itu yang mendapat giliran memimpin adalah Rm....
-
Pada tanggal 3 Februari 2026 Mgr. Rubiyatmoko mengirim berita dalam WA Grup UNIO KAS NEWS "Para Romo, selamat malam. Mohon doa untuk Ra...
-
Sejak di Domus Pacis Puren, Pringwulung, keluarga ini memang biasa berkunjung ke Rm. Bambang setahun sekali. Itu terus terjadi hingga kini R...
-
Rm. Stefanus Istata Raharja adalah salah satu Imam Praja Keuskupan Agung Semarang. Tuhan memanggil beliau pada Minggu 5 Oktober 2025 jam 15....



