Saturday, January 3, 2026

Lamunan Hari Raya

Penampakan Tuhan

Minggu, 4 Januari 2026

Matius 2:1-12

1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem 2 dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." 3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. 4 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. 5 Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: 6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel." 7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. 8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia." 9 Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. 10 Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. 11 Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. 12 Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, kaum bijak cendekia akan memiliki pandangan hidup jelas. Bahkan itu menjadi keyakinan yang mendalam.
  • Tampaknya, kaum bijak cenderia akan teguh dalam menghayati pandangan dan keyakinannya. Dia tak akan luntur karena iming-iming atau tawaran harta kekayaan dan uang bahkan ancaman yang membahayakan hidup.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, sekalipun berpegang teguh dan tak takut akan ancaman demi mempertahankan keyakinan hidup, orang yang sungguh bijak cendekiawan memiliki langkah-langkah alternatif demi damai sejahteranya orang-orang baik yang terancam. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang sekalipun dengan kadar kecil akan memiliki kebijakan dan nalar baik untuk berbuat baik demi kebaikan umum.

Ah, orang akan setia pada kesepakatan apapun situasi dan kondisinya.

No comments:

Post a Comment

Santo Yohanes Neumann

diambil dari katakombe.org/para-kudus  Diterbitkan:  22 Juli 2013  Diperbaharui:  02 Januari 2020  Hits:  11082 Perayaan 05 Januari   Lahir ...