Monday, January 5, 2026

Lamunan Sesudah Penampakan Tuhan

Selasa, 6 Januari 2026

Markus 6:34-44

34 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka. 35 Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. 36 Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini." 37 Tetapi jawab-Nya: "Kamu harus memberi mereka makan!" Kata mereka kepada-Nya: "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?" 38 Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan." 39 Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau. 40 Maka duduklah mereka berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang. 41 Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka. 42 Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. 43 Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti dua belas bakul penuh, selain dari pada sisa-sisa ikan. 44 Yang ikut makan roti itu ada lima ribu orang laki-laki.

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, orang bisa senang menjadi koordinator kelompok. Tetapi orang bisa jauh lebih gembira ikut menjadi pengurus teras organisasi.
  • Tampaknya, dalam kelompok orang hanya berhubungan dengan jumlah kecil keanggotaan. Di dalam organisasi orang bisa bangga menjadi bagian dari ikatan jauh lebih banyak anggota.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul mesra dengan kedalaman batin, sekalipun bentuk kelompok amat kecil dibandingkan dengan bentuk organisasi, karena daya Roh ada dalam keeratan relasi personal, kelompok memiliki penjagaan hidup masing-masing orang jauh lebih kuat dibandingkan dengan organisasi yang hubungan personalnya bisa amat minim bahkan hampa. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang sadar bahwa dalam paguyuban sebuah kelompok ada tahta Tuhan.

Ah, orang akan sungguh lebih terjamin hidup dalam pelindungan organisasi daripada kelompok.

No comments:

Post a Comment

Yang Pokok Hati Ceria

Suasana makan para rama Domus Pacis Santo Petrus biasa diwarnai keceriaan. Kelakar-kelakar biasa saja terjadi. Bahkan bullying tidak membua...