Pada Jumat pagi Rm. Bambang diminta untuk menerima sumbangan untuk Domus Pacis Santo Petrus, karena Rm. Andika sebagai Direktur Domus sedang pergi. Para tamu terdiri dari 7 ibu dan ditemui oleh Rm. Suhartana di kamar tamu. Ketujuh ibu itu berasal dari Paroki Lampersari. Sebenarnya Rm. Bambang heran. Dalam benaknya ada pertanyaan "Bukankah para tamu akan datang pada sore hari?" ...... "Bukankah jumlahnya 40an orang?" ...... "Bukankah para tamu berasal dari Paroki Ungaran?" Pertanyaan-pertanyaan itu berkaitan dari pemberitahuan dari Rm. Andika. Rm. Andika memang bilang kepada Rm. Bambang "Mangke ngancani Rm. Hartana nggih" (Nanti menemani Rm. Hartana untuk menerima tamu, ya). Para tamu yang akan datang memang untuk Rm. Suhartana.
Ternyata di sore hari rombongan dari Ungaran jadi datang. Sebenarnya Rm. Bambang akan keluar kamar kalau Rm. Suhartana sudah menyembut. Bukankah mereka datang untuk Rm. Suhartana dan kalau Rm. Bambang ikut menyambut, itu adalah permintaan Rm. Andika. Tetapi tiba-tiba ada yang masuk di kamar Rm. Bambang dan menyalaminya. Maklumlah beberapa memang sudah mengalami beberapa kali mengunjungi Domus dalam rombongan-rombongan lain. Bahkan ada beberapa yang setiap hari termasuk membaca dan menanggapi renungan Rm. Bambang yang dikirim lewat WA, FB, Tik Tok, dan Blog. Mereka lalu kontakan dengan Rm. Bambang. Inilah mengapa Rm. Bambang keluar menyambut tamu sebelum Rm. Suhartana datang menyambut. Kemudian muncul pula dengan didorong oleh karyawan dengan kursi rodanya Rm. Ria, Rm. Yadi, dan Mgr. Blasius. Maka Rm. Suhartana justru muncul terakhir dan duduk di kursi yang sudah disediakan karena beliaulah satu-satunya rama sepuh Domus yang tidak berkursi roda. Pertemuan dibuka oleh salah satu bapak yang jadi koordinator para tamu yang terdiri dari para anggota Panitia Natal Paroki Ungaran. Bapak itu mengatakan bahwa kepergian mereka dari Ungaran adalah dalam rangka Aksi Natal. Sebelum di Domus mereka mengunjungan para calon imam dari Ungaran di Seminari Menengah Mertoyudan. Sesudah itu terjadi omong-omong spontan penuh gelak tawa antara para tamu dengan rama Domus. Sebelum berfoto ria, Rm. Suhartana mengucapkan doa dan Mgr. Blasius menyampaikan berkat.
No comments:
Post a Comment