Friday, January 16, 2026

Rama Domus Melayat Ikut Misa di Seminari Tinggi


"Sesuk ana Misa sore ora?" (Besok sore ada Misa atau tidak?) salah satu rama melontarkan pertanyaan kepada para rama lain ketika makan bersama pada Jumat 16 Januari 2026. "Sapa ta sing sesuk tugas Misa?" (Siapa yang besok mendapatkan giliran memimpin Misa?) tanya rama lain. Rm. Andika, Direktur Domus Pacis Santo Petrus, berkata "Rama Saptaka?" Kemudian dalam pembicarakan muncul pendapat agar Rm. Saptaka menyampaikan kata hatinya. Ternyata Rm. Saptaka berkata "Sore ra sah ana Misa" (Sore hari tak usah ada Misa).

Omong-omong para rama Domus Pacis itu berkaitan karena para rama Domus akan ikut Misa di Seminari Tinggi Kentungan pada Sabtu 17 Januari 2026. Pada hari itu ada Misa Requiem untuk Rm. Yohanes Suwarno Sunu Siswoyo yang pada Kamis sore 15 Januari 2026 wafat di Pastoran Paroki Maria Assumpta Gamping. Rm. Sunu adalah anggota Rama Praja Keuskupan Agung Semarang (KAS). Para rama praja KAS yang wafat biasa diberkati dalam Misa di Kapel Santo Paulus Seminari Tinggi Kentungan. Selain itu rama yang wafat juga dimakamkan di Makam UNIO KAS di Kompleks Seminari Tinggi di depan gedung Domus Pacis Santo Petrus. Almarhum Rm. Sunu memang juga disemayamkan di gereja Gamping dari Kamis malam hingga Jumat 16 Januari 2026. Pada jam 18.00 Jumat itu ada Misa untuk beliau dan di malam hari jenasah Rm. Sunu dalam peti mati langsung diantar ke Kapel Seminari Tinggi Kentung. Para rama Domus Pacis pada Sabtu 17 Januari 2026 sekitar jam 09.30 diantar menuju Kapel Seminari Tinggi dan ikut Misa Requiem yang dipimpin oleh Bapak Uskup Agung Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko. 

No comments:

Post a Comment

Panitia Natal Paroki Ungaran

Pada Jumat pagi Rm. Bambang diminta untuk menerima sumbangan untuk Domus Pacis Santo Petrus, karena Rm. Andika sebagai Direktur Domus sedang...