Saturday, February 14, 2026

Rm. Bambang dalam Tik Tok

Mulai Januari 2025 setiap rama Domnus Pacis Santo Petrus dipestakan kecil-kecilan. Itu berarti makan bersama para rama dan karyawan serumah dengan mengundang keluarga atau teman dekat yang berulang tahun sebanyak 10 orang. Di dalam perkembangan Rm. Bambang selalu membuat kidungan berbahasa Jawa dengan model kidung macapat untuk rama yang berulang tahun. Kata google "Tembang macapat adalah puisi tradisional Jawa yang dilantunkan, menggambarkan perjalanan hidup manusia dari lahir hingga meninggal. Muncul di akhir masa Majapahit dan digunakan Wali Songo untuk dakwah, macapat terikat aturan guru gatra (jumlah baris), guru wilangan (jumlah suku kata), dan guru lagu (vokal akhir). Terdapat 11 jenis utama yang mewakili filosofi hidup". Itu jadi tayangan yang dikirim lewat Blog Domus Petrus, WA, FB, dan Tik Tok.


Satu hal yang membuat Rm. Bambang terkesan adalah tayangan macapat dalam Tik Tok. Sebenarnya setiap hari Rm. Bambang mengirimkan renungan harian dengan video durasi maksimum 30 detik. Tentu saja dia juga menayangkan lewat Tik Tok. Pada Selasa 10 Februari 2026 jam 15.27 Rm. Bambang mengamati kumpulan tayangannya yang ada dalam Tik Tok. Dari sekitar 100 tayangan, pembuka renungan harian Tik Tok antara 300-1100 orang. Tetapi paling banyak di sekitar 400an dan 500an. Tetapi tayangan lantunan macapat selalu di atas 5000 orang. Memang, tayangan karaokean yang menampilkan Rm. Andika dan Rm. Saptaka menyanyi mencapai 14.000 orang. Meskipun demikian tayangan lantunan macapat biasa di atas 10.000 orang. Secara acak Rm. Bambang melihat kembali tayangan yang dibuka oleh lebih dari 10.000 orang : Baca Injil (32.3000); Karaoke (14.000), Ultah Rm. Jarot (12.600); Ultah Rm. Tri Wahyono (60.900); Mengantar Rm. Hartanto di Salam (15.100); dan Ultah Rm. Supriyanto (14.800). Ternyata yang bukan macapat hanya karaokean. Tayangan Tik Tok sekalipun bisa beberapa menit dibuka minim 5 kali lipat tayangan renungan harian maksimum 30 detik. Dari sini Rm. Bambang bertanya dalam hati "Apakah tayangan tradisional Jawa klasik masih amat menarik untuk yang membuka medsos Tik Tok?" 

No comments:

Post a Comment

Lamunan Pekan Biasa VI

Selasa, 17 Februari 2026 Markus 8:14-21 14 Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka...