Saturday, February 7, 2026

Sosialisasi Program PUPIP DIY


Sejak Jumat malam tanggal 6 Februari 2026 kelomok-kelompok tumpukan kursi sudah disiapkan di aula Domus Pacis Santo Petrus. Karyawan juga sudah memindah meja altar dari Kapel  yang biasa dipakai Misa Harian yang pada waktu itu sudah disertai hiasan bunga untuk disiapkan di aula. Pada pagi hari tanggal 7 Februari 2026 kursi-kursi ditata sebanyak 300 buah lebih. Sound system juga termasuk disiapkan. Bahkan ada layar putih digantung karena ada alat LCD untuk menangkap isi yang terdapat dalam laptop. Pada waktu itu di Domus memang ada peristiwa yang melibatkan 315 orang pendaftar untuk menjadi peserta. Tetapi ini bukan peristiwa kepentingan Domus Pacis. Yang terjadi adalah pertemuan organisasi yang menamakan diri PUPIP (Paseduluran Umat Pamitran Imam Praja) DIY. Sejak jam 09.00 banyak peserta sudah berdatangan untuk menikmati welcome snak yang disediakan oleh dapur Domus dan Bu Rini. Peristiwa ini adalah salah satu pertemuan rutin yang pada tahun 2026 dilakukan 2 bulan sekali.

Dalam pertemuan itu acara pertama adalah sosialisasi program. PUPIP DIY mempunyai 6 bidang kerja. Masing-masing koordinator memaparkan rencana-rencana kegiatan pada tahun 2026. Kemudian pada jam 11.10 pertemuan ditutup dengan Misa dengan dukungan Kor dari Paroki Banteng. Di dalam perencanaan yang akan memimpin Misa adalah Rm. Andika, Direktur Domus, dan khotbah oleh Rm. Fajar yang menjadi Moderator PUPIP DIY. Tetapi ternyata Rm. Andika masih mempunyai urusan di Papua. Maka Misa sepenuhnya dipimpin oleh Rm. Fajar. Sebelum Misa dimulai semua rama yang masih bisa dan biasa ikut Misa Harian dijemput dari kamar masing-masing. Ada hal yang membuat geli dan tawa bagi penghuni Domus Pacis. Sebelum berkat penutup ada 2 sambutan. Yang pertama adalah sambutan ketua PUPIP DIY, yaitu Ibu Sufi. Yang kedua sambutan dari Domus Pacis yang seharusnya Rm. Andika tetapi diwakili oleh Rm. Bambang. Ketika tampil Rm. Bambang bilang kepada para rama Domus "Para rama, TERUTAMA RAMA SUNTARA, hari ini adalah hari istimewa untuk saya". Ternyata Rm. Suntara nyeletuk "Apa istimewanya?". Jawaban Rm. Bambang "Hari ini aku tampil sebagai REKTOR" membuat semua yang hadir terutama para rama Domus tertawa terbahak-bahak. Maklumlah, sebenarnya sudah ada penjelasan bahwa di Domus tak ada rektor dan yang ada adalah direktur. Tetapi dari PUPIP tetap masih muncul kata rektor. Dalam sambutan Rm. Bambang menyampaikan kata-kata yang dilagukan dalam 3 paragrap:

  • Paragrap 1 : (model surabayan) Godhong klapa arane blarak; Ana uwoh jenenge manggis; Kadang PUPIP karsa pinarak; Griya Rama Domus Pacis. (ternyata setiap kalimat memunculkan tawa atau tepuk tangan).
  • Paragrap 2 : (pakai not "Jadilah Saksi Kristus" dari Madah Bakti 455. Sebelum masuk Rm. Bambang bilang "Nanti semua jawab dengan refren KITA JADI KLUARGA") 1) Dengan kami semua rama sepuh. Mungkin kami semua sudah rapuh. Tapi kami semua tetap ampuh; 2) Kami semua tahu PUPIP cinta. Kami semua tahu dapat dana. Kami semua tahu bergembira. (reaksi spontan seperti paragrap 1)
  • Paragrap 3 : (model surabayan) Ana lalapan arane timun; Gudhangan enak lawuhe gereh; Rama-rama matur nuwun; Rawuh Domus ampun jeleh.

Seletelah itu Rm. Bambang bilang "DEMIKIANLAH SABDA SAYA" yang membuat tawa terbahak lalu tepuk mengiringi dia meninggalkan arena.

No comments:

Post a Comment

Lamunan Pekan Biasa V

Senin, 9 Februari 2026 Markus 6:53-56 53 Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ. 54 ...