Thursday, September 14, 2023

Lamunan Peringatan Wajib

Santa Perawan Maria Berdukacita

Jumat, 15 September 2023

Yohanes 19:25-27

25 Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. 26 Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!" 27 Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, orang dapat merasa menderita dalam kesendirian ditinggal sosok yang dicinta. Apalagi kalau sosok itu adalah orang tempat topangan hidup.
  • Tampaknya, orang dapat merasa sebatang kara kalau tak ada sanak keluarga dalam keseharian. Dia dapat mengalami beratnya penderitaan batin.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, sekalipun jadi sebatang kara tak ada sanak keluarga dalam keseharian, kondisi seperti itu justru menjadi hadirnya uluran orang lain yang diikatkan menjadi keluarga oleh terang nurani. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang tak akan mengalami hidup sebatang kara karena siapapun yang menjalani kehendak nurani adalah sesama keluarga.   

Ah, kalau sebatang kara dan sudah tua ya harus masuk panti wreda saja.

Wednesday, September 13, 2023

Lamunan Pesta

Salib Suci

Kamis, 14 September 2023

Yohanes 3:13-17


13
Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. 14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, 15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. 16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 17 Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. 

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, untuk mengalami hidup selamat orang harus memperhatikan tatanan hidup bersama. Dengan taat hukum orang tak akan celaka.
  • Tampaknya, untuk mengalami kebahagiaan orang harus berjuang mencari, mendekat, dan menempel Tuhan. Tuhan ada dalam suasana hidup tanpa derita susah payah.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun taat hukum dan yakin dengan mencari dan mendekat Tuhan orang tak akan mengalami derita, damai sejahtera sejati justru datang dari keterbukaan pada hadirat Tuhan yang masuk dalam pengalaman juang derita manusia. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang menyadari bahwa terbuka pada anugrah hadirat Tuhan adalah keterbukaan pada susah derita menjalani tanggungjawab hidup sebagai pintu kebahagiaan lahir batin bersama. 

Ah, bagaimanapun juga kalau bisa duduk-duduk saja dan segalanya tercukupi, itulah bahagia.

Tuesday, September 12, 2023

Lamunan Peringatan Wajib

Santo Yohanes Krisostomus, Uskup dan Pujangga Gereja

Rabu, 13 September 2023

Lukas 6:20-26

20 Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: "Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah. 21 Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini lapar, karena kamu akan dipuaskan. Berbahagialah, hai kamu yang sekarang ini menangis, karena kamu akan tertawa. 22 Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat. 23 Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi. 24 Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu. 25 Celakalah kamu, yang sekarang ini kenyang, karena kamu akan lapar. Celakalah kamu, yang sekarang ini tertawa, karena kamu akan berdukacita dan menangis. 26 Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu."

Butir-butir Permenungan

  • Katanya, orang mengalami hubungan persaudaraan dengan orang seagama. Bahkan bisa terjadi hubungan sesama agama lebih erat dengan yang sedarah.
  • Katanya, hubungan persaudaraan adalah warna khas dalam wGereja. Hubungan structural atas bawah seperti bapa-anak, guru-murid, pemimpin-rakyat, harus menjadi kesamaan martabat bersaudara.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun dalam kehidupan beragama orang bisa berbaikan satu sama lain sebagai saudara, orang yang sungguh melekatkan diri pada Tuhan akan ikhlas tetap ceria kalau menderita justru diakibatkan oleh kelompok dalam agama sendiri yang ekstrim tertutup pada pandangan sendiri. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan tetap bisa menemukan sisi ceria dalam kondisi semenyedihkan apapun.   

Ah, kalau dijelek-jelekkan yang harus membela diri.

Monday, September 11, 2023

Lamunan Pekan Biasa XXIII

Selasa, 12 September 2023

Lukas 6:12-19

12 Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. 13 Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: 14 Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, 15 Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, 16 Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.

17 Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. 18 Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. 19 Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, tak sedikit yang menggambarkan bahwa penguasa akan memiliki para pembantu. Dalam banyak hal dia tak perlu kerja sendiri tetapi bisa memerintah para pembantu.
  • Tampaknya, sekalipun memiliki massa pendukung, dia akan mendapatkan tempat khusus untuk menjaga privasi. Orang umum tak akan mudah berjumpa dengannya secara langsung tanpa melalui proses prosedur tertentu.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul akrab dengan kedalaman batin, sekalipun memiliki tempat khusus dan penghormatan istimewa di hadapan massa pendukung, seorang tokoh sejati akan biasa hadir secara langsung tanpa sekat prosedural. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati makin besar bobot ketokohan seseorang makin enaklah dia bergaul langsung dengan banyak orang. 

Ah, kalau sudah jadi tokoh orang harus mendapatkan tempat khusus yang orang umum tak mudah mendekat.

Sunday, September 10, 2023

Pertanda Penyadar Sakit

Saat itu aku bersama kelompok mempersiapkan sebuah Misa. Tetapi suasana persiapan kurang bersemangat. Aku mengulanginya, tetap kurang semangat, Kuputuskan berhenti untuk istirahat. Kemudian aku omong mungkin dengan volume cukup keras berkaitan dengan pengulangan latihan "Sesuk meneh. Esuk apa awan?" (Besok lagi. Pagi atau siang?). Tiba-tiba aku terkejut ada suara beberapa orang tertawa. Kemudian ada yang berkata "Romo ngelindur". Aku tersadar bahwa serdang berbaring di salah satu tempat tidur Ruang ICCU RS Panti Rapih. Yang tertawa dan omong adalah beberapa suster perawat yang selalu menjaga kondisi para pasien.


Sebenarnya itu adalah hal biasa kalau kondisi badanku berada dalam kuasa penyakit yang mengharuskanku banyak berbarang. Sebenarnya selama 8 hari di ICCU setiap kali mata terpejam dan terlena tertidur, aku masuk dalam dunia mimpi. Padahal aku dapat langsung tersadar berada dalam pengawasan para suster perawat. Maka proses mimpi dan sadar berlangsung beberapa kali dalam beberapa hari. Satu hal yang perlu dicatat adalah begitu masuk dunia mimpi, aku selalu menghadapi persoalan. Dan itu berarti aku pakai ngelindur. Ketika sudah pulang di rumah para romo tua Domus Pacis Santo Petrus, impian berisi masalah juga masih terulang. Misalnya pada tidur malam tanggal 10 September 2023. Aku merasa harus berhadapan dengan salah satu romo yang nomor WA-nya kupakai bersama beberapa orang lain. Sato Nomor WA dipakai bersama. Di situ aku merasa dibebani masalah aneh-aneh yang tak kupahami. Maka setiap kali aku terbangun dan tertidur lagi. Tetapi isi impian masih sama. Maka ketika dalam suasana sadar mulutku mendaraskan kata "Gusti ..... Gusti .... Gusti ....." (Tuhan .... Tuhan .... Tuhan ....)

Lamunan Pekan Biasa XXIII

Senin, 11 September 2023

Lukas 6:6-11

6 Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya. 7 Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat, supaya mereka dapat alasan untuk mempersalahkan Dia. 8 Tetapi Ia mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: "Bangunlah dan berdirilah di tengah!" Maka bangunlah orang itu dan berdiri. 9 Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?" 10 Sesudah itu Ia memandang keliling kepada mereka semua, lalu berkata kepada orang sakit itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Orang itu berbuat demikian dan sembuhlah tangannya. 11 Maka meluaplah amarah mereka, lalu mereka berunding, apakah yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, yang namanya kaum agamawan bisa amat setia pada tatanan agama. Mereka juga menjadi penjaga pelaksaannya di antara umat.
  • Tampaknya, kaum agamawan juga bisa merasa harus menjaga kebenaran iman umat. Mereka akan bisa memastikan umat mentaati yang ditata oleh agama atau tidak.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul mesra dengan kedalaman batin, sekalipun tatanan hidup keagamaan menjadi pedoman orang untuk hidup ber-Tuhan, kalau fokusnya amat ekstrim pada rumusan tatanan agama, seorang beragama akan buta perjuangan demi damai sejahtera manusia yang menjadi amanat dasar agama. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati dengan memeluk agama orang sadar akan amanat perutusan hidup untuk ikut terlibat menghadirkan damai sejahtera bagi sesama. 

Ah, yang bertindak beda dari rumusan tatanan agama jelas orang sesat.

Saturday, September 9, 2023

Lamunan Pekan Biasa XXIII

Minggu, 10 September 2023

Matius 18:15-20

15 "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. 16 Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. 17 Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. 18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. 19 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. 20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, di kalangan agamawan ada keyakinan bahwa Tuhan bertahta di sorga. Kehendak-Nya adalah nasib dunia ciptaan.
  • Tampaknya, apapun yang dilakukan oleh manusia, itu tak akan berpengaruh pada kuasa Tuhan. Manusia yang beragama harus menjalani segala kehendak-Nya.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun manusia hanyalah ciptaan Tuhan dan harus taat kepada-Nya, persekutuannya dalam kebersamaan juga membuat yang ilahi ada bersamanya sehingga segala kebijakan yang dibuat berbobot aura kuasa sorgawi. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang beriman akan menemukan bentuk ketaatan pada Tuhan dalam tata kehidupan bersama. 

Ah, masakan tindakan manusia bisa mempengaruhi kebijakan Tuhan?

Santa Theodosia dari Tirus

diambil dari katakombe.org/para-kudus  Diterbitkan:  11 April 2015  Diperbaharui:  11 April 2015  Hits:  12199 Perayaan 02 April   Lahir Sek...