Tuesday, November 28, 2023

Lamunan Pekan Biasa XXXIV

Rabu, 29 November 2023

Lukas 21:12-19

12 Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah-rumah ibadat dan penjara-penjara, dan kamu akan dihadapkan kepada raja-raja dan penguasa-penguasa oleh karena nama-Ku. 13 Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi. 14 Sebab itu tetapkanlah di dalam hatimu, supaya kamu jangan memikirkan lebih dahulu pembelaanmu. 15 Sebab Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata hikmat, sehingga kamu tidak dapat ditentang atau dibantah lawan-lawanmu. 16 Dan kamu akan diserahkan juga oleh orang tuamu, saudara-saudaramu, kaum keluargamu dan sahabat-sahabatmu dan beberapa orang di antara kamu akan dibunuh 17 dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. 18 Tetapi tidak sehelaipun dari rambut kepalamu akan hilang. 19 Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu."

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, pada umumnya orang menginginkan hidup baik dan benar. Kebaikan dan kebenaran pada umumnya dijunjung tinggi.
  • Tampaknya, ada banyak pandangan tentang kebaikan dan kebenaran. Orang dapat mengalami konflik dengan orang-orang lain bahkan keluarga sendiri karena mempertahankan pandangan sendiri.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun mengalami derita dan ancaman bahaya dari berbagai pihak bahkan dari keluarga sendiri karena sikap dan pendirian, asal teguh bertahan berlandaskan keyakinan akan suara relung hati, orang akan mengalami kesejahtian damai sejahtera. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang berani berkorban diri demi kebaikan dan kebenaran karena yakin akan ujung kebahagiaan yang tak tergambarkan.

Ah, sekalipun baik dan benar, kalau terancam, ya mundur dulu.

Monday, November 27, 2023

Romo Sepuh Juga Manusia

Di dalam https://www.google.com/Mistagogi dalam Katolik dijelaskan bahwa "Mistagogi sendiri berarti pendalaman iman, diharapkan dengan adanya program ini, umat yang baru bergabung menjadi anggota gereja Katolik bisa semakin memperdalam keimanannya sekaligus mengerti panggilannya bukan hanya sebagai umat Katolik yang pasif tapi juga ke depannya dapat ikut berkontribusi dalam tugas pelayanan ..." Itu biasa terjadi bagi orang yang baru saja menerima Sakramen Permandian. Dengan demikian Mistagogi menjadi semacam pendampingan lanjut.


Pada Minggu 26 November 2023 ada rombongan tamu dari Paroki Brayut. Ternyata itu adalah program Mistagogi tetapi untuk mereka yang baru saja menerima Sakramen Penguatan. Untuk pendampingan lanjut yang baru menerima Sakramen Penguatan, Tim Paroki mengadakan kunjungan ke romo sepuh di Domus Pacis Santo Petrus. Selain Rm. Hartanta sebagai direktur Domus, para romo yang ikut menyambut adalah Rm. Yadi, Rm. Harto, Rm. Ria, Mgr. Blasius, Rm. Jarot, dan Rm. Bambang. Sesudah Rm. Hartanto memberikan kata-kata Selamat Datang, acara diserahkan kepada Rm. Bambang sebagai pemandu. Dengan kata-kata humor Rm. Bambang mengenalkan satu per satu para romo yang ada. Kemudian para tamu diminta untuk omong-omong dengan teman dekatnya untuk membuat pertanyaan yang diajukan ke para romo sepuh. Sebetulnya pertanyaan-pertanyaan yang muncul mirip-mirip yang disampaikan oleh banyak rombongan lain. Tetapi karena suasana sungguh akrab penuh canda tawa, pertanyaan biasa pun bisa menghadirkan kelucuan. Misalnya, "Apa yang dilakukan oleh para romo di kamar?" Itu ditanyakan setelah tahu bahwa sebagian besar waktu para romo berada dalam kamar masing-masing. Ternyata ada salah satu romo yang menjawab "Seperti para romo lain, banyak hal yang membuat senang di kamar. Tetapi untuk saya ada yang tak menyenangkan, yaitu datangnya karyawan meminta menuju ruang makan karena santap bersama". Terhadap jawaban ini ada yang tanya "Mengapa tidak senang?" yang langsung dijawab "Saya harus meninggalkan sinetron TV yang amat menarik".

Santo Yoseph Maria Pignatelli

diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 06 Oktober 2014 Diperbaharui: 04 Oktober 2020 Hits: 8289

  • Perayaan
    28 November
  •  
  • Lahir
    27 Desember 1737
  •  
  • Kota asal
    Zaragoza - Spanyol
  •  
  • Wafat
  •  
  • 15 November 1811 di Roma, Italia - Oleh sebab alamiah
  •  
  • Venerasi
    25 Maret 1917 oleh Paus Benediktus XV (decree of heroic virtues)
  •  
  • Beatifikasi
    21 Maret 1933 oleh Paus Pius XI
  •  
  • Kanonisasi
  •  
  • 12 Juni 1954 oleh Paus Pius XII

Santo Yosef Maria Pignatelli, adalah seorang Jesuit Spanyol yang memimpin Serikat Jesus saat mengalami pengucilan dan pengasingan. Setelah masa pengucilan berakhir, ia memimpin restorasi Serikat yang didirikan oleh Santo Ignasius de Loyola ini. Karena itulah ia dianggap sebagai pendiri kedua Serikat Jesus.

Yosef lahir pada tanggal 27 Desember 1737 di Zaragoza, Spanyol. Ibunya adalah seorang bangsawan Spanyol bernama Marquesa Fransisca Moncayo dan ayahnya juga seorang bangsawan yang berasal dari Italia bernama Don Antonio di Pignatelli. Sejak kecil Yosef terlihat mempunyai hati yang tabah dan tahan uji. Di kemudian hari hal ini terbukti dalam berbagai peristiwa pahit yang dihadapinya.

Pada usia 9 tahun ia menjadi yatim piatu karena kehilangan kedua orang tuanya. Di usia lima belas tahun Yosef masuk biara Serikat Yesus di Tarragona Spanyol. Sepuluh tahun kemudian ia ditahbiskan menjadi imam dan ditugaskan di Zaragoza kota kelahirannya.

Peristiwa pahit yang dihadapinya diawali dengan pengusiran imam-imam Yesuit dari Spanyol oleh Raja Charles III di tahun 1767. Bersama saudara-saudaranya, Yosef mengungsi ke Corsica. Tak lama kemudian mereka diusir dari Corsica oleh penguasa Perancis. Dari Corsica mereka pindah ke Ferrara, Italia. Cobaan terberat yang harus dijalani para Jesuit ini datang pada bulan Agustus 1773 ketika Paus Klemens XIV membubarkan Serikat Jesus dan mengawamkan semua anggotanya.

Dalam masa sulit ini, Yosef bertahan di Bologna Italia dan berupaya sekuat tenaga untuk meneguhkan saudara-saudaranya. Ia selalu mengingatkan mereka agar tetap hidup kudus dan mempertahankan kaul kesucian.  Sementara itu kabar baik datang dari Rusia. Ratu Katerina melarang penyebaran surat ancaman penindasan terhadap imam-imam Yesuit di negerinya. Serikat Yesus dapat bertahan hidup dan tetap melaksanakan tugas pelayanan dan missionernya dengan baik.

Pada tahun 1792 Pangeran dari Parma mengundang 3 orang imam Yesuit dari Italia untuk membangun biara Serikat Jesus di sana. Hal ini didukung pula oleh Paus Pius VI yang telah terpilih menggantikan Paus Klemens XIV. Yosef Pignatelli saat itu bertindak sebagai Superior General dari Serikat yang telah tercerai-berai ini. Serikat Yesus kini bisa kembali bekerja di Italia lagi. Sebagai langkah pertama pada tahun 1799, Yosef Pignatelli membuka biara novisiat di Colorno. Lalu pada tahun 1801, ia sendiri menyaksikan peristiwa pengesahan berdirinya kembali Serikat Yesus di Propinsi Rusia oleh Paus Pius VII (1800-1823).

Dengan usaha keras ia membangun kembali Serikat Yesus di Kerajaan Napoli pada tahun 1804. Ia sendiri saat itu bertindak sebagai Provinsial. Sayang sekali Provinsi yang baru ini kembali ditindas oleh penguasa Perancis hingga harus dibubarkan. Yosef kembali ke Roma di mana ia kemudian ditunjuk sebagai Provinsial Jesuit untuk seluruh Italia. 

Dari kota Roma Yosef membangun kembali Serikat Yesus. Ia berhasil merebut dan membuka kembali biara-biara Jesuit yang dulu ditutup. Perlahan-lahan di bawah kepemimpinannya, Serikat Yesus dapat tumbuh kembali meskipun belum ada pengakuan resmi dari Gereja. Yosef wafat di Roma pada tanggal 11 Nopember 1811. Empat tahun setelah kematiannya, tepatnya pada tahun 1815, Serikat Jesus secara resmi dipulihkan kembali oleh Gereja.

Ia dikanonisasi oleh Paus Pius XII pada tahun 1954.

Lamunan Pekan Biasa XXXIV

Selasa, 28 November 2023

Lukas 21:5-11

5 Ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus: 6 "Apa yang kamu lihat di situ--akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."

7 Dan murid-murid bertanya kepada Yesus, katanya: "Guru, bilamanakah itu akan terjadi? Dan apakah tandanya, kalau itu akan terjadi?" 8 Jawab-Nya: "Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka. 9 Dan apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu terkejut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tetapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera." 10 Ia berkata kepada mereka: "Bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, 11 dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit. 

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, setipan zaman memiliki soalnya. Soal itu tentu membuat gelisah umum.
  • Tampaknya, kekacauan sosial itulah yang oleh salah satu pujangga Jawa disebut zaman edan. Barangkali berbagai konflik sosial level nasional dan internasional juga bisa membuat bingung banyak orang.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun ada banyak berita dan peristiwa membuat bingung di tengah masyarakat, orang pertama-tama akan membangun dan mengembangkan kewaspadaan untuk menguatkan keyakinan diri. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang justru akan tidak percaya pada omongan agama yang sudah terafiliasi pada kepentingan duniawi.  

Ah, pada jaman kini asal memberi keuntungan ekonomis, ikut saja.

Sunday, November 26, 2023

Tamu Pribadi untuk Berdua

Yang namanya tamu biasa datang di Domus Pacis Santo Petrus, Kentungan. Ada tiga macam tamu : 1) Rombongan yang datang untuk semua romo; 2) Undangan dari Domus ketika ada hajatan seperti ulang tahun imamat; 3) Pribadi yang datang untuk romo tertentu. Untuk tamu jenis ketiga biasa hanya berjumpa dengan romo tertentu. Romo lain tidak ikut menemui dan biasa di kamar masing-masing. Tetapi pada Jumat 24 November 2023 terjadi hal yang cukup berbeda.

Menjelang jam 09.00 Bapak dan Ibu Pomo bersama anak dan menantu datang ke romo Bambang. Sebenarnya kehadiran mereka adalah untuk mengantar snak. Pagi itu Bu Pomo mendapatkan giliran menyediakan snak untuk Domus. Beliau termasuk kelompok jaringan umat Wilayah Maguwa, Paroki Kalasan. Tetapi kedatangan mereka ternyata juga membawa sumbangan bantal sebanyak 14 buah. Ketika sedang omong-omong, keluarlah Rm. Jarot. Karena neliau juga sudah cukup berkenalan dengan Pak Pomo, maka Rm. Jarot juga ikut bergabung. Pada waktu itu tersusullah rombongan kecil tamu untuk Rm. Bambang. Mereka adalah ibu-ibu lansia mantan peserta Jagongan Iman dari Paroki Gondang yang dulu serlalu didampingi oleh Rm. Bambang. Ketika menemui rombongan ini, Rm. Bambang mengajak Rm. Jarot yang berasal dari Gondang. Ternyata beberapa dari anggota rombongan dulu adalah teman-teman almarhum ibunda Rm. Jarot. Tiba-tiba menyusul tamu terdiri dari 5 orang untuk Rm. Jarot. Ternyata mereka datang dari Stasi Pojok, Paroki Klepu. Kebetulan Rm. Bambang juga kenal baik. Entah bagaimana, Tamu Gondang dan Pojok menyatu ditemui oleh Rm. Jarot dan Rm. Bambang. Rm. Jarot juga berpasangan dengan Rm. Bambang menemui tamu juga terjadi di malam hari. Pak Suhari datang untuk membicarakan rencana Misa Minggu 17 Desember 2023 yang akan dipimpin oleh Rm. Bambang.. Beliau datang bersama menantunya. Ternyata sang menantu dulu adalah misdinar Paroki Baciro yang pernah dibimbing oleh Rm. Jarot.

Santo Virgilius

diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 03 Agustus 2016 Diperbaharui: 19 November 2019 Hits: 9524

  • Perayaan
    27 November
  •  
  • Lahir
    Hidup pada abad akhir abad ke-8 (tanggal dan tahun lahir tidak diketahui)
  •  
  • Kota asal
    Irlandia
  •  
  • Wilayah karya
    Austria
  •  
  • Wafat
  •  
  • Tahun 784 di Salzburg, Austria - Sebab alamiah
  •  
  • Kanonisasi
  •  
  • Pre-Congregation

Biarawan Benediktin dari Irlandia ini berangkat ziarah ke tanah suci pada tahun 743. Dalam perjalanan pulang, Virgilius memutuskan untuk tidak kembali ke Irlandia dan tinggal di biara Benediktin Santo Petrus di Salzburg Austria.  Di biara ini ia giat membantu karya Santo Rupertus. Setelah Santo Rupertus meninggalkan biara karena terpilih menjad uskup Salzburg, Virgilius terpilih menggantikannya sebagai Abbas (kepala biara) di biara tersebut. 

Pada tahun 765 abbas Virgilius terpilih menjadi Uskup Salzburg.  Karyanya sebagai uskup yang paling dikenang adalah usahanya memperbaiki Katedral Salzburg dan perjuangannya untuk mengkristenkan suku-suku di pedalaman Bavaria dengan mengutus para misionaris kepada mereka.

Uskup Virgilius juga adalah seorang astronom dan saintis. Ia pernah dituduh bidaah karena beberapa ide ilmiah yang dicetuskannya. Seperti ketika ia mengajarkan bahwa bumi ini bulat. Karena itu, orang-orang di dua tempat berbeda di muka bumi yang dihubungkan oleh garis tengah bumi berdiri dengan posisi kaki saling berlawanan (Antipodes).  Ajaran ini ditentang oleh banyak orang, bahkan Virgilius sempat dicap bidaah oleh Santo Bonifasius.

Santo Virgilius tutup usia pada tahun 784. Relikwinya di semayamkan dalam sebuah Reliquary bersama dengan relikwi santo Rupertus di Katedral yang didedikasikan untuk mereka berdua;  Katedral Santo Rupertus dan Virgilius di Salzburg Austria atau Katedral Salzburg

Di Katedral ini pula Komposer terkenal Wolfgang Amadeus Mozart dibabtis dengan nama : Johannes Chrysostomus Wolfgangus Theophilus Mozart.

Lamunan Pekan Biasa XXXIV

Senin, 27 November 2023

Lukas 21:1-4

1 Ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam peti persembahan. 2 Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu. 3 Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. 4 Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, dalam agama orang didorong untuk memperhatikan yang papa dan terlantar. Dalam negara pun ada dinas sosial.
  • Tampaknya, kaum papa dan terlantar memang perlu santunan untuk melangsungkan hidup. Gerakan-gerakan sosial juga banyak yang menghimpun bantuan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun kaum papa dan terlantar harus diperhatikan untuk kelangsungan hidupnya, di dalam kekurangannya mereka juga bisa ambil bagian memberi bantuan untuk kepentingan umum karena bantuan sejati mengalir dari hati. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang sadar bahwa bantuan sejati tidak terutama diukur dari besar kecilnya atau banyak sedikitnya pemberian tetapi dari keikhlasannya.

Ah, bantuan besar jelas jauh lebih membanggakan.

Santa Theodosia dari Tirus

diambil dari katakombe.org/para-kudus  Diterbitkan:  11 April 2015  Diperbaharui:  11 April 2015  Hits:  12199 Perayaan 02 April   Lahir Sek...