Wednesday, May 3, 2023

Lamunan Pekan Paskah IV

Kamis, 4 Mei 2023

Yohanes 13:16-20

 

16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. 17 Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya. 18 Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku. 19 Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia. 20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku."

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, orang dapat sungguh merasa bangga mendapatkan karunia dalam hidupnya. Itu disebutnya sebagai karunia karena diyakini sebagai anugrah Tuhan.
  • Tampaknya, dengan mendapatkan karunia orang dapat merasa menjadi yang dekat dengan Tuhan. Dia merasa mendapatkan tempat khusus di hadapan Tuhan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun mampu meyakini berbagai hal yang dinikmati sebagai karunia ilahi, kalau kemudian merasa besar diistimewakan di hadapan Tuhan, orang justru mudah jatuh menjadi pengkhianat. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang sadar bahwa, kalau terlalu haus harta dan kuasa, agamapun dapat jadi alat meraih kepentingan diri.

Ah, bagaimanapun juga pada jaman kini popularitas penting untuk cari rejeki.

Tuesday, May 2, 2023

Domus Jadi Cafe?

Ternyata jumlah orang dalam rombongan tamu di Domus pada Sabtu 29 April 2023 tidak seperti yang dikatakan oleh Rm. Hartanta. Katanya, Rm. Hartanta mendapatkan informasi bahwa rombongan tamu dari Sedayu akan berjumlah 32 orang. Tetapi ketika datang selewat jam 09.30 jumlahnya 13 orang. Seperti kerap terjadi, masuknya tamu di ruang besar Domus didahului dengan ditariknya oleh seorang karyawan Domus troli berisi beberapa dos bingkisan termasuk beberapa karung berisi beras. Namun demikian para tamu yang hadir tidak langsung duduk di tempat tersedia sebagaimana biasa kalau ada rombongan kunjungan. Tamu dari Sedaya masuk sambil membawa alat-alat sound system termasuk kabel-kabel serta ada juga keyboard. Mereka langsung menata tempat dengan alat musik dan pengeras suaranya. Percobaan alat-alat pun dilakukan.


Rm. Hartanta memanggil beberapa romo yang biasa ikut menyambut tamu, yaitu Rm. Harto, Rm. Ria, Mgr. Blasius, Rm. Yadi, dan Rm. Bambang. Sambil minum teh dan menikmati sajian snak dari Domus, para tamu mendengarkan kata selemat datang dan perkenal singkat tentang Domus dari Rm. Hartanta. Salah satu bapak dari tamu melanjutkan dengan memperkenalkan para anggota rombongannya. Ternyata mereka adalah bagian dari Panitia Paskah Paroki Sedayu. Ternyata mereka datang untuk menghadirkan hiburan kepada para romo Domus. Sesudah itu suasana ruang bagian barat gedung Domus menjadi seperti cafe. Ada gelas-gelas tampak di meja yang di kelilingi baik tamu maupun romo. Tentu saja tersaji juga berbagai macam snak dari Domus dan oleh-oleh para tamu. Dan yang khusus adalah tampilnya beberapa personil tamu melantunkan nyanyian-nyanyian rohani. Pada waktu salah satu nyanyian ditampilkan, Rm. Bambang memberi kode minta microphone. Dia langsung menabrak dengan nyanyian kroncong umum. Ketika selesai Rm. Bambang bilang "Aku wis kerep krungu nyanyian Greja. Saiki lagu-lagu umum" (Aku sudah biasa dengar lagu Gereja. Sekarang lagu-lagu umum). Maka mengalirlah lagu-lagu kroncong bahkan dang dut disertai joget mengasyikkan. Suasana makin meriah ketika Rm. Hartanta memanggil Mbak Tri, salah satu karyawan. Dia juga diminta untuk menyanyikan lagu-lagu. Maka suasan seperti berada cafe dengan tampilnya organ tunggal dan penyanyi-penyanyi mewarnai kunjungan hari itu.

Santo Filipus Rasul

diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 13 Agustus 2013 Diperbaharui: 09 Oktober 2019 Hits: 24495

  • Perayaan
    03 Mei
  •  
  • Lahir
    Hidup abad pertama
  •  
  • Kota asal
    Bethsaida, Galilea Israel
  •  
  • Wafat
  •  
  • Tahun 80 | Martir. Diikat pada salib lalu lempari batu sampai mati di Hierapolis, Phrygia (Sekarang di dekat Pamukkale, Turki)
  •  
  • Beatifikasi
    -
  •  
  • Kanonisasi
  •  
  • Pre-Congregation

Filipus merupakan salah seorang dari para rasul-Nya yang pertama. Tuhan Yesus bertemu dengannya dan berkata, “Ikutlah Aku!”

Filipus sangat bersukacita bersama Yesus. Ia ingin membagikan sukacitanya itu kepada sahabatnya, Natanael. “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi,” kata Filipus, “yaitu Yesus dari Nazaret.” Natanael tidak ikut bergembira. Nazaret hanyalah sebuah kota kecil, dan bukannya suatu kota besar dan penting seperti Yerusalem. Jadi, kata Natanael, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” Tetapi, Filipus tidak marah mendengar jawaban sahabatnya itu. Ia hanya mengatakan, “Mari dan lihatlah!” Natanael pergi menjumpai Yesus. Setelah berbicara dengan-Nya, Natanael juga menjadi seorang pengikut Kristus yang setia.

Filipus berasal dari kota Betsaida di Galilea sama seperti rasul Andreas dan rasul Petrus. Kemungkinan besar ia juga adalah seorang nelayan seperti mereka. Ia seorang yang polos hati; atau mungkin terlampau polos dan lugu. Karena keluguannya suatu kali secara spontan pernah ia bertanya pada Yesus :

"Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." (Yoh 14:8). 

Dan atas pertanyaannya itu Filipus memperoleh sebuah teguran :

"Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami?” (Yoh 14:9) 

Setelah Yesus bangkit; Filipus adalah salah satu murid Yesus yang karyanya paling banyak dicatat dalam kitab Kisah Para Rasul, selain Petrus dan Paulus. Filipus pergi memberitakan Injil di Samaria. Di sana Ia membuat begitu banyak tanda mukjizat hingga penduduk kota dengan bulat hati menerima kabar gembira yang dibawanya. Filipus yang penuh dengan kuasa Roh Kudus mengusir  banyak roh jahat yang merasuki orang-orang di situ. Ia juga menyembuhkan banyak orang lumpuh dan orang timpang sehingga semua orang, besar kecil, mengikuti dia.

Setelah itu nama Rasul Filipus kemudian tidak lagi disebutkan dalam kitab Kisah Para Rasul. Lukas sang penulis kitab lebih memfokuskan tulisannya pada kisah dan karya dari Rasul Petrus dan Paulus. Menurut tradisi masyarakat Kristen perdana; Filipus berkarya di Syria,  Phrygia dan di sekitar Asia Kecil di mana ia kemudian  wafat sebagai martir di Hierapolis Phrygia (sekarang wilayah Turki).

Pada tanggal 27 Juli, 2011, Kantor Berita Turki melaporkan bahwa para arkeolog telah menemukan sebuah makam yang diklaim sebagai Makam Santo Filipus Rasul. Profesor Francesco D'Andria dari Italia menyatakan bahwa selama penggalian di Hierapolis dekat dengan kota Denizli Turki, para ilmuwan telah menemukan makam, dalam sebuah gereja yang baru ditemukan. Dia menyatakan bahwa desain Makam, dan tulisan-tulisan di dinding, definitif membuktikan bahwa makam itu adalah makam Rasul Filipus.

Lamunan Pesta

Santo Filipus dan Santo Yakobus, Rasul

Rabu, 3 Mei 2023

Yohanes 14:6-14

6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.  Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. 7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." 8 Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." 9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. 10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. 11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. 12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; 13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. 14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, orang yang sungguh beragama bisa selalu berupaya mencari pemahaman tentang Tuhan. Kegiatan rohani apapun dijalani agar dekat dengan-Nya.
  • Tampaknya, orang yang sungguh menghayati agama akan yakin bahwa ikut Tuhan tak hanya menjalani wajib-wajib lahiriah. Untuk sungguh mengerti akan Tuhan orang akan berupaya mengikuti kegiatan-kegiatan seperti meditasi.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun berusaha paham akan Tuhan itu bisa memberikan kepuasan, dengan kebiasaan omong-omong dan diam bersama aura relung hati orang punya rasa ceria mendalam karena sudah bersama-Nya. Dalam yang Ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang tak akan bingung kalau tak punya pemahaman jelas tentang Tuhan karena sudah bahagia berada bersama Dia.

Ah, kalau tak punya pengetahuan akan ketuhanan dengan benar, orang bisa sesat.

Tambahan Dana Karyawan April 2023

Sebulan sebelum Hari Raya Idul Fitri Domus Pacis cukup merasakan kekuatiran. Sebagian besar karyawan akan mengambil liburan. Domus akan hanya terjaga oleh antara 4 hingga 6 orang karyawan selama 5 hari. Sementara itu tak ada satu romo pun yang berlibur di rumah keluarga. Padahal 5 orang romo harus mendapatkan penjagaan ekstra. Kecuali Rm. Hartanta dan Rm. Bambang, dalam hal mandipun harus ada bantuan. Ketika ada rombongan tamu tampaknya muncul simpati dan kehendak ikut peduli. Tetapi mereka bertanya "Pekerjaan macam apa yang harus dibantu atau dikerjakan?", uraian perkerjaan membuat mereka terdiam. Pekerjaan mengurus para romo sepuh dengan kondisi fisik yang amat rentan, dan juga kondisi jiwani yang mundur, memang amat tidak ringan.


Akhirnya, pada hari pertama dan kedua hanya ada 4 orang karyawan Katolik yang harus bergotong royong mengurus para romo. Tiga hari kemudian tambah 2 orang. Semua ini membuat Domus mengeluarkan ekstra dana untuk lemburan khusus. Sementara itu untuk Hari Raya Idul Fitri semua karyawan mendapatkan ekstra Domus. Hal-hal ini dibuat agar para karyawan merasakan kenyamanan berkerja di rumah para romo sepuh. Maklum, tanpa tenaga-tenaga yang bermitmen tinggi dan berdedikasi mendalam para romo sepuh yang pada umumnya sudah rapuh pasti akan amat menderita kurang perhatian. Puji Tuhan pada bulan April 2023 ada bantuan dana untuk tambahan honorarium karyawan sebesar Rp. 41.090.000. Bantuan ini berasal dari 36 warga perorangan dan 3 kelompok warga. Mereka adalah sebagai berikut : 

1. Ibu Harno, 2. Ibu Sugono, 3. PUPIP Ungaran, 4. Anna Maria (Ibu-ibu Bernardus Babadan), 5. Bapak Siswoto, 6. Ibu Maria Kristina Dannie, 7. Ibu Wartini, 8. Ibu Ida, 9. Bapak Jono, 10. Ibu Hartati, 11. Ibu Christine, 12. Ibu Nike, 13. Ibu Lucy, 14. Ibu Lusiana, 15. Ibu Wellanda, 16. Ibu Tri Nor Prasetyawan, 17. Ibu Dewi Anggraeni, 18. Ibu Malya, 19. Ibu Mamik, 20. Bapak Blasius Chasto, 21. Klg. Fransisca Nelwan Mok, 22. Ibu Melly, 23. Ibu Yenyen, 24. Ibu Henny Kasmara, 25. Ibu Kristin, 26. Ibu Mrihadi, 27. Ibu Lili Herawati, 28. Ibu Haryono, 29. Ibu Endang W, 30. Ibu ML Setiyani Indrawati, 31. Ibu Bernadet Suwarni, 32. Ibu Istiyono, 33. Ibu Wartini, 34. Ibu Dicky, 35. Ibu Eny Bernadette, 36. Ibu Tini, 37. Ibu Yusristianti, 38. Ibu Chatarina Gunarti, 39. Devosan Kerahiman Mungkid.

Monday, May 1, 2023

Santo Athanasius

diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 12 Agustus 2013 Diperbaharui: 19 Oktober 2019 Hits: 19723

  • Perayaan
    02 mei
  •  
  • Lahir
    Tahun 297
  •  
  • Kota asal
    Alexandria - Mesir
  •  
  • Wafat
  •  
  • 2 Mei 373
  •  
  • Kanonisasi
  •  
  • Pre-Congregation

Santo Atanasius adalah salah seorang santo terbesar dan tergagah sepanjang masa. Ia disebut sebagai Pilar Gereja, bapa Gereja dan pembela iman kristiani yang paling gigih yang pernah ada. Athanasius dilahirkan sekitar tahun 297 di Alexandria, Mesir. Ia membaktikan seluruh hidupnya untuk membuktikan bahwa Yesus adalah sungguh Allah. Hal ini amat penting, karena dimasa itu ada sekelompok orang yang disebut Arian menyangkalnya.

Sebelum ia menjadi seorang imam, Atanasius telah banyak membaca buku tentang iman. Oleh sebab itulah dengan mudah ia dapat menunjukkan kelemahan-kelemahan ajaran bidaah Arian. Athanasius ditahbiskan sebagai Uskup Agung (Uskup dalam Gereja Timur disebut Patriark) Alexandria ketika usianya masih belum tiga puluh tahun. Selama empat puluh enam tahun, ia menjadi seorang gembala yang menggembalakan umatnya dengan gagah berani.

Pada masa itu Gereja sedang berada dalam perpecahan akibat munculnya ajaran bidaah Aranisme yang mengingkari ke-Allahan Kristus. Aranisme bahkan telah merebak sampai kedalam istana kekaisaran Romawi dan beberapa kaisar juga sempat menjadi pengikut Arian.

Uskup Athanasius berjuang sekuat tenaga untuk melawan ajaran sesat dari kaum arian ini. Bahkan Kaisar Romawi yang juga pengikut Arian tidak dapat memaksanya berhenti menuliskan penjelasan-penjelasannya yang terang dan jelas mengenai iman kita yang kudus. Para musuhnya menganiayanya dengan berbagai cara. Lima kali ia diusir dari keuskupannya sendiri. Pengasingannya yang pertama berlangsung dua tahun lamanya. Ia dibuang ke kota Trier pada tahun 336.

Seorang uskup yang baik, St. Maximinus, menyambutnya dengan hangat. Pengasingan-pengasiangan lainnya berlangsung lebih lama. Atanasius dikejar-kejar oleh para pengikut Aranisme yang hendak membunuh dia. Di salah satu pengasingannya, para rahib menyembunyikannya di padang gurun selama tujuh tahun.

Para musuhnya tidak dapat menemukannya. Suatu ketika, para prajurit kaisar mengejar Atanasius hingga ke Sungai Nil. “Mereka berhasil mengejar kita!” teriak para sahabat uskup. Tetapi, Atanasius sama sekali tidak khawatir. “Putar balik perahu kita,” katanya tenang, “mari menyongsong mereka.”  Para prajurit di perahu yang lain berteriak, “Apakah kalian melihat Atanasius?” Jawab mereka: “Kalian tidak jauh darinya!” Perahu musuh melaju sekencang-kencangnya dan Atanasius pun selamatlah.

Umat di Alexandria mengasihi uskup agung mereka yang baik hati itu. Ia seperti seorang bapa bagi mereka. Sementara tahun-tahun berlalu, mereka menghargainya lebih dan lebih lagi, betapa banyak ia telah menderita bagi Yesus dan Gereja.

Umatlah yang mengatur serta mengusahakan agar ia dapat hidup dengan tenang. Ia menghabiskan tujuh tahun terakhir hidupnya dengan tenang bersama mereka. Para musuhnya; kaum arian yang didukung oleh kaisar  tetap mengejarnya, namun tak pernah dapat menemukanya.

Selama masa itu, St. Atanasius menulis tentang Riwayat Hidup St. Antonius Pertapa. Antonius telah menjadi sahabat dekatnya sejak Atanasius masih muda. St. Atanasius wafat dalam damai pada tanggal 2 Mei 373. Ia tetap menjadi salah seorang santo terbesar dan tergagah sepanjang masa dan pembela iman kristiani yang paling gigih yang pernah ada.

Perjuangan Athanasius dalam menjaga kemurnian iman kristiiani akhirnya berhasil dengan gemilang beberapa tahun setelah kematiannya yaitu pada tahun 381 saat diselenggarakannya Konsili Konstantinopel. Hasil Konsili penting ini menyatakan bahwa Aranisme adalah sesat dan terlarang.

Lamunan Peringatan Wajib

Santo Atanasius, Uskup dan Pujangga Gereja

Selasa, 2 Mei 2023

Yohanes 10:22-30

22 Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin. 23 Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo. 24 Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami." 25 Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku, 26 tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. 27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, 28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. 29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. 30 Aku dan Bapa adalah satu."

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, agamawan dapat yakin bahwa Kitab Suci berisi sabda surgawi. Di dalam peribadatan Katolik sehabis pembacaan kutipan Kitab Suci ada kata-kata “Demikianlah Sabda Tuhan”.
  • Tampaknya, agamawan dapat yakin bahwa dengan tekun membaca Kitab Suci orang biasa memperhatikan kata-kata Tuhan. Dia menjadi pengikut setia Tuhan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul intim dengan kedalaman batin, sekalipun tekun membaca Kitab Suci, orang belum tentu mengenal dan memperhatikan sabda Tuhan kalau tak menjadikan landasan perjumpaan di dalam relung hati sebagai pendengar suara nurani. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang akan menjadikan isi Kitab Suci sebagai karpet duduk bersama dengan Tuhan dalam nurani.

Ah, asal biasa membaca Kitab Suci ya jelas biasa mesra dengan Tuhan.

Santa Theodosia dari Tirus

diambil dari katakombe.org/para-kudus  Diterbitkan:  11 April 2015  Diperbaharui:  11 April 2015  Hits:  12199 Perayaan 02 April   Lahir Sek...