Wednesday, December 31, 2025

Sumbangan Ekstra Tambahan Honor

Domus Pacis Santo Petrus memang mencari sumbangan dana uang untuk tambahan honorarium para karyawannya. Memang, Keuskupan selalu mengirimkan anggaran secara rutin untuk honorarium karyawan. Memang, kiriman Keuskupan sudah mencukupi untuk pemberian standar besaran honor. Tetapi pelayanan untuk para rama sepuh dengan kondisi rentan kelansiaan dan berbagai macam penyakit menuntut energi lebih dari para karyawan. Dari 12 orang rama sepuh hanya 1 orang masih bisa berjalan, tetapi dalam banyak hal beliau sudah membutuhkan bantuan. Sebelas orang lain sudah berkursi roda bahkan 2 orang di antara sudah bersahabat dengan tempat tidur. Dari 12 orang rama sepuh tinggal seorang yang masih bisa urusan KM/WC sendiri. Dari semua itu ada 3 orang yang harus mendapatkan penjagaan 24 jam. Dengan demikian, demi ketenangan kerja, Domus mengupayakan hadirnya sumbangan untuk lemburan dan beberapa bonus tertentu.


Puji Tuhan, setiap bulan selalu ada umat yang mengulurkan kepedulian dengan memberikan dana uang. Sumbangan dana biasa dikirimkan lewat rekening bank. Dalam hal ini Rm. Bambang bertindak sebagai pencatat nama-nama penyumbang dan jumlah sumbangannya. Sebenarnya setiap bulan Rm. Bambang selalu mencantumkan nomor rekening bank : BCA no. 456-514-6662 a.n. Petrus Noegroho Agoeng SW. Rekening bank memang memakai nama Petrus Noegroho Agoeng SW. Itu adalah Rm. Agoeng yang dulu pernah menjadi pengurus Domus Pacis Puren, Pringwulung. Itu adalah rekening bank yang digunakan oleh Rm. Bambang untuk menampung sumbangan umat demi kebutuhan di luar anggaran yang ditanggung oleh keuskupan. Satu hal yang terjadi adalah umat peduli Domus mengirimkan sumbangan ke no rekening lain yang mencantumkan pos untuk rama sepuh Domus. Itu adalah rekening bank di pusat Keuskupan untuk kebutuhan rutin Domus Pacis. Kebutuhan ekstra Domus masih memakai rekening BCA atas nama Rm. Agoeng, yang langsung dicatat oleh Rm. Bambang dan dikelola oleh Direktur Domus Pacis yang kini dijabat oleh Rm. Bambang. Rm. Bambang hanya mencatat kiriman rekening atas nama Rm. Agoeng. Di luar itu Rm. Bambang tidak memasukkan dalam catatannya. Untuk bulan Dese4mber 2025, nama-nama yang menyumbang dalam catatan Rm. Bambang sebesar Rp. 7.450.000 adalah sebagai berikut :

1. Ibu Dicky, 2. Ibu Haryono, 3. PUPIP Ungaran, 4. ML Setiyani Indrawati , 5. Ibu Niken, 6. Ibu Ida, 7. Bapak Djono, 8. Ibu Naryo, 9. Ibu Maria Kristina Dannie, 10. Ibu Christine, 11. Ibu Wartini, 12. Ibu Anna Maria (Ibu-ibu Bernardus Babadan), 13. Ibu Lili Herawati, 14. Ibu Tri Nor Prasetyawan, 15. Ibu Malya, 16. Ibu Yuliana Sutarni, 17. Ibu Lucy, 18. Ibu Mamik, 19. Ibu Dewi Anggraeni, 20. Ibu Harno, 21. Ibu Christin, 22. Ibu Yenyen, 23. Ibu dr. Wara Aris Wakiman, 24. Ibu Bernadet Suwarni, 25. Kerahiman Ilahi Mungkid, 26. Ibu Chatarina Gunarti, 27. Ibu Bellissima, 28. Ibu Kanaya.

Santo Telemakus

diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 23 Oktober 2014 Diperbaharui: 27 Desember 2019 Hits: 12672

  • Perayaan
    1 Januari
  •  
  • Lahir
    Hidup pada akhir abad ke-4 (tanggal dan tahun lahir tidak diketahui)
  •  
  • Kota asal
    Yang tertulis : Datang dari Timur ke Roma
  •  
  • Wafat
  •  
  • Martir - Dilempari batu sampai mati dalam arena Gladiator di Roma - Italia pada tanggal 1 Januari 391 atau 404 (sumber berbeda)
  •  
  • Kanonisasi
  •  
  • Pre-Congregation

Kisah tentang Santo Telemakus ditemukan dalam tulisan Theodoret, Uskup Cyrrhus, Suriah. Telemakus disebutkan sebagai seorang pertapa (sumber lain menyebutkan : biarawan)  yang datang ke Roma dari Timur. Ia mencoba untuk menghentikan perkelahian gladiator di amphitheater Romawi, hingga ia dilempari batu sampai mati oleh orang banyak. Kaisar Kristen Honorius, bagaimanapun, sangat terkesan dengan kemartiran biarawan itu dan mendorongnya untuk mengeluarkan larangan yang sangat bersejarah, yaitu melarang pertunjukan pertarungan gladiator.

Pertarungan gladiator yang terakhir diketahui berlangsung di Roma adalah pada tanggal 1 Januari 404 M, jadi tanggal ini dijadikan sebagai tanggal kemartiran Santo Telemakus.

Sebuah tradisi lain mengisahkan bahwa kemartiran santo Telemakus terjadi setelah ia berdiri di ampiteater dan mengatakan kepada majelis untuk berhenti menyembah berhala dan mempersembahkan korban kepada para dewa. Mendengar pernyataan ini, prefek kota lalu memerintahkan para gladiator untuk membunuh Telemachus.

Lamunan Hari Raya

Santa Maria Bunda Allah

Kamis, 1 Januari 2026

Lukas 2:16-21

16 Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. 17 Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. 18 Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. 19 Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. 20 Maka kembalilah gembala-gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka.

21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, orangtua akan disebut baik kalau sayang pada anak-anak yang dimiliki. Dia akan berusaha untuk membeayai kebutuhan-kebutuhan anak.
  • Tampaknya, orang tua akan disebut baik kalau memperhatikan pendidikan anak-anak yang dimiliki. Dia akan membangun relasi kerjasama dengan lingkungan sekolah dan pergaulan anak demi kebaikan perkembangan anak.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalaman batin, sekalipun memperhatikan pendidikan dan kebutuhan anak sudah dipandang baik, orangtua sungguh baik dan mulia kalau semua itu dilandasi oleh kebiasaan memasukkan dalam hati dan merenungkan apapun yang terjadi dalam diri anak. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati dalam mendampingi perkembangan anak orang tua juga akan selalu menjadikan segala yang dialami anak menjadi dialog batin.

Ah, asal selalu siaga beaya demi anak orang tua sudah bertanggungjawab.

Tuesday, December 30, 2025

Penyumbang Konsumsi Desember 2025

Pada Desember 2025 Domus Pacis memang punya hajat beberapa kali. Memang ada yang besar dan ada yang kecil. Yang kecil adalah ulang tahun kelahiran 2 kali : Rm. Jarot pada tanggal 19 dan Rm. Djoko Setyo pada tanggal 27. Disebut kecil karena selain dirayakan bersama para rama dan karyawan, Domus juga menghadirkan anggota keluarga dekat. Acaranya hanya makan siang bersama. Yang besar adalah ulang tahun imamat pada tanggal 7 dan Malam Natal tanggal 24. Pada tanggal 7 Domus merayakan ulang tahun imamat Rm. Suhartana, Rm. Yadi, dan Rm. Supriyanto. Keluarga besar dari masing-masing rama dan rombongan umat mendapatkan undangan sehingga yang hadir ada 210 orang tamu. Sementara itu untuk Malam Natal yang mendaftarkan termasuk anggota kor mencapai 184 orang. 

Domus Pacis memang sengaja menjadikan momen-momen seperti itu sebagai even khusus yang menghadirkan umat secara khusus. Semua itu dimaksudkan agar para rama dengan tinggal di rumah sepuh tidak merasa jauh dari keluarga dan umat. Karena dalam even seperti itu selalu ada catering didatangkan, tentu saja Domus membutuhkan beaya. Dalam hal ini, ketika Kuria Keuskupan berkunjung ke Domus pada tanggal 26 Desember 2025, Bapak Uskup Mgr. Rubiyatmoko mendapatkan sharing bahwa semua itu karena ada banyak umat Katolik yang menopang dengan kepedulian sumbangannya. Sumbangan umat juga terjadi dengan sajian snak untuk penghuni Domus secara rutin. Tanpa uluran kasih sumbangan dari umat, semua even tak bisa terjadi karena tak ada pos anggaran dari Keuskupan. Keuskupan memberikan anggaran untuk kebutuhan rutin dan tambahan untuk kepentingan penjagaan kesehatan. Kalau tak ada uluran kasih dari umat, para rama sepuh bisa mengalami rasa sepi di Domus dan merasa tercerabut dari keluarga dan umat. Puji Tuhan, selalu saja ada umat yang menyumbangkan baik yang rutin maupun berkala. Nama-nama penyumbang kebutuhan konsumsi khusus untuk Desember 2025 adalah sebagai berikut :

  • Penyumbang Snak : 1. Ibu Septi, 2. Ibu Rachel, 3. Ibu Jatmiko, 4. Ibu Kanti, 5. Ibu Endang Prayit, 6. Ibu Rini, 7. Ibu Emma, 8. Ibu Tutik, 9. Ibu Yudianti, 10. Ibu Titik Waluyanti, 11. Ibu Chandra, 12. Ibu Debby, 13. Ibu Sintari, 14. Ibu Tita, 15. Ibu Novi, 16. Ibu Andreas, 17. Ibu Atik, 18. Ibu Lucinda, 19. Ibu Yustina Sunaryo, 20. Ibu Wahyu, 21. Kelompok Chatarina Klaten, 22. Ibu Elly, 23. Ibu Daniek, 24. Lingkungan Antonius Pringwulung, 25. Ibu Theresia Priyadi, 26. Ibu Joni.
  • Penyumbang Hajatan : 1. Ibu Coleta Tanti Sanvero, 2. Ibu Bernadet Bintari, 3. Ibu Sri Daruningsih, 4. Ibu Yinni Tjia, 5. Ibu Theresia Beni, 6. Ibu Theresia Purwanigsih, 7. Bapak Agus (d.a. Hosti), 8. N.n., 9. Keluarga Rm. Supriyanto, 10. Ibu Erni, 11. Ibu Put Kusna Wijaya, 12. Ibu Yos, 13. Bapak Karol, 14. Sdri. Hilda, 15. Ibu Ambar, 16. Ibu Nadya, 17. Ibu Umi, 18. Ibu Ratmi, 19. Ibu Mardanu, 20. Bapak Blasius Chasto, 21. Ibu Agnes Trijoko, 22. Ibu Yucha, 23. Ibu Rini Wahyudi, 24. Ibu Retha (Klg Kimy Haryanto, Adrian, & Stefani), 25. Bapak Agustinus Sudiyono, 26. Apotek Jaya Sehat,  27. Ibu Pargiono, 28. Ibu Budi, 29. Cucu-cucu Bapak Murniyanto, 30. Ibu Oky Arcius.

Santo Paus Silvester I

diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 08 Agustus 2013 Diperbaharui: 24 Desember 2019 Hits: 22942

  • Perayaan
    31 Desember
  •  
  • Lahir
    Hidup pada Abad ke-4
  •  
  • Kota asal
    Roma - Italia
  •  
  • Wafat
  •  
  • 31 Desember 335 di Roma, Italia | Oleh sebab alamiah
    Dimakamkan di Church of Saint Sylvester Roma.
  •  
  • Beatifikasi
    -
  •  
  • Kanonisasi
  •  
  • Pre-Congregation

Paus St. Silvester I adalah paus kita yang ke-33. Ia dinobatkan menjadi paus menggantikan Santo Paus Meltiades. Ia adalah orang yang membabtis Kaisar Romawi menjadi seorang Kristen dan sekaligus menjadi bapa Spiritual dari Kaisar Kristen pertama dalam kerajaan Romawi; Kaisar Konstantinus I. Kisah pertobatan Kaisar ini sungguh luar biasa.

Pada mulanya Konstantinus sama saja dengan para kaisar pendahulunya yang membenci dan menganiaya umat Kristen. Kemudian Konstantinus I terjangkit penyakit kusta. Ia sudah  menyelenggarakan suatu ritual kafir penyembahan dewa-dewi sebagai usaha mendapatkan kesembuhan. Namun ia tidak juga disembuhkan.  Menurut legenda Kaisar kemudian bermimpi di mana ia melihat St. Petrus dan St. Paulus berbicara kepadanya. Mereka menyuruh kaisar pergi kepada Paus Silvester untuk minta disembuhkan. Konstantinus kemudian memohon kepada paus agar ia dibaptis dan kaisar dibaptis di Basilika St. Yohanes Lateran. Pada saat Pembaptisan, Kontantinus disembuhkan sama sekali dari penyakitnya. Sejak saat itu, Konstantinus tidak hanya mengijinkan agama Kristiani berkembang, (mengeluarkan Edik Milano);  malahan ia sendiri menjadi seorang Kristen yang taat. Kejadian ini menandai berakhirnya masa penganiayaan pada umat Kristen yang sudah berlangsung selama hampir tiga abad.  Konstantinus I dikemudian hari dikenal dengan nama Konstantinus Agung;  Kaisar Romawi Kristen yang pertama.

Dalam masa kepausan Santo Silvester; dengan dukungan penuh dari Kaisar Konstantinus, Paus Silvester lalu membangun gereja-gereja besar di Roma. Seperti Basilika St. John Lateran, Santa Croce in Gerusalemme,  Basilika Santo Petrus, dan beberapa gereja cemeterial di atas makam para martir. Dalam masa ini juga diselenggarakan konsili ekumenis pertama yang disebut Konsili Nicea I pada tahun 325. Paus Silvester sendiri tidak bisa menghadiri Konsili tersebut, namun ia menunjuk Vitus dan Vincentius untuk mewakilinya dan ia menyetujui semua keputusan dari sidang Konsili tersebut.

Devosi kepada Paus Silvester I amat terkenal pada masa Gereja Perdana. Ia adalah paus pertama bukan martir yang dimaklumkan sebagai santo. Di Basilika St. Yohanes Lateran di Roma terdapat suatu dinding berhiaskan mozaik yang sungguh indah, menggambarkan Yesus memberikan kunci-kunci kuasa rohani kepada Paus St. Silvester I.

Lamunan Oktaf Natal

Hari Ketujuh

Rabu, 31 Desember 2025

Yohanes 1:1-18

1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. 3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. 4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. 5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. 6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; 7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. 8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. 9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. 10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. 11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. 14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. 15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku." 16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; 17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. 18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Butir-butir Permenungan

  • Tampaknya, ada yang bilang bahwa kata-kata sebenarnya adalah rangkaian huruf. Kalau ditulis kata-kata bisa dirunut huruf-huruf yang terangkai.
  • Tampaknya, sebuah kata kalau dirangkai dengan kata-kata lain akan jadi kalimat. Tentu saja kalimat sempurna akan terdiri dari kata benda atau yang dibendakan dan kata kerja serta kata-kata lain seperti obyek dan keterangan.
  • Tetapi BISIK LUHUR berkata bahwa, bagi yang biasa bergaul dekat dengan kedalamnan batin, sekalipun kata hanya suara dan kalau digoreskan jadi tulisan, kalau terungkap dari hati bisa berbobot ilahi sehingga orang bisa mengatakan jadi doa. Dalam yang ilahi karena kemesraannya dengan gema relung hati orang yakin bahwa sejatinya kata-kata baik, benar, dan mulia adalah pancaran kesejatian Tuhan.

Ah, yang namanya kata itu yang hanya konsep pikiran orang.

Monday, December 29, 2025

Rm. Suhartana Tetap Oke

Rm. Suhartana adalah salah satu rama sepuh di Domus Pacis Santo Petrus. Usia beliau 85 tahun, rangking 3 di bawah Mgr. Blasius dan Rm. Yadi. Usia Rm. Suhartana melebihi 10 orang rama lain yang jadi penghuni Domus Pacis. Beliau biasa dipandang paling oke kondisi fisiknya dibandingkan semua rama Domus lain. Sebagai perokok berat Rm. Suhartana adalah satu-satunya rama sepuh yang tidak berkursi roda. Beliau biasa jalan sendiri tanpa pendampingan untuk penjagaan. Setiap pagi Rm. Suhartana biasa berjalan-jalan keliling Kompleks dan halaman Domus. Namun demikian, bagaimanapun juga Rm. Suhartana adalah rama lansia. Salah satu hal yang kalau tak waspada, entah bagaimana di tempat tertentu seorang lansia bisa terjatuh. Pada Rabu malam tanggal 24 Desember 2025, ketika Misa Malam Natal Domus selesai dan hampir 200 orang menikmati santap malam bersama sambil dihibur dengan tampilan karaoke lagu-lagu yang dilantunkan oleh Rm. Saptaka dan Rm. Andika, tiba-tiba kereta dorong untuk berbaring orangsakit masuk ruang aula dan langsung ke kamar Rm. Suhartana. Ternyata Rm. Suhartana terjatuh di kamar mandi dan bilang terasa pusing. Langsung saja dengan mobil ambulanse Domus beliau dibawa ke RS Panti Rapih. Sekalipun harus opname, hingga hari berikutnya informasi yang diterima oleh Domus menyatakan beliau tidak mengalami hal yang membahayakan. Tetapi hingga berita ini ditulis pada Jumat 26 Desember 2025, beliau masih opname di RS Panti Rapih Lukas 214.. Puji Tuhan pada tanggal 26 Desember 2025 itu di siang hari beliau sudah tampak berjalan di aula Domus.

Sumbangan Ekstra Tambahan Honor

Domus Pacis Santo Petrus memang mencari sumbangan dana uang untuk tambahan honorarium para karyawannya. Memang, Keuskupan selalu mengirimkan...