Thursday, March 5, 2026
Penjualan Batik Domus
"Ada masa laku banyak dan ada masa sedikit, ya" kata Bu Rini pada Rm. Bambang. "Apa meneh mangsa Prapaskah dan ndilalah mangsa pasa. Umat akeh sibuk kegiatan neng Lingkungan lan Paroki. Mangsa pasa menjelang Idul Fitri akeh kebutuhan butuh ragat khusus" (Apalagi di Masa Prapaskah yang kebetulan bersamaan dengan masa puasa. Banyak umat sibuk kegiatan di Lingkungan dan Paroki. Masa puasa menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak kebutuhan membutuhkan beaya khusus) jawab Rm. Bambang. Sebenarnya yang dibicarakan adalah penjualan kain batik di Domus untuk mencari dana. Penjualan batik terutama memang terjadi di Domus Pacis sehingga pembelinya adalah kelompok-kelompok pengunjung Domus. Memang, kalau kebetulan mendapatkan undangan untuk mengisi acara di Paroki-paroki, Bu Rini yang mengantar Rm. Bambang juga biasa membawa batik. Meskipun demikian, walaupun tidak ada kunjungan kelompok umat untuk para rama Domus Pacis, ada beberapa orang yang dalam kelompok kecil datang di Domus Pacis. Mereka datang untuk mengunjungi Rm. St. Heruyanto yang sekeluar dari RS Panti Rapih dititipkan di Domus Pacis karena kondisi stroke. Kini beliau adalah rama yang bertugas di Paroki Salam. Nah, dari mereka yang mengunjungi Rm. Heru ternyata ada yang membeli 1 atau 2 potong batik di kamar Rm. Bambang.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Santa Theodosia dari Tirus
diambil dari katakombe.org/para-kudus Diterbitkan: 11 April 2015 Diperbaharui: 11 April 2015 Hits: 12199 Perayaan 02 April Lahir Sek...
-
Pada tanggal 3 Februari 2026 Mgr. Rubiyatmoko mengirim berita dalam WA Grup UNIO KAS NEWS "Para Romo, selamat malam. Mohon doa untuk Ra...
-
Sejak di Domus Pacis Puren, Pringwulung, keluarga ini memang biasa berkunjung ke Rm. Bambang setahun sekali. Itu terus terjadi hingga kini R...
-
"Siapakah dia?" Barangkali, kalau pertanyaan ini disertakan pada gambar foto dalam berita ini, akan ada beberapa orang yang ikut b...
No comments:
Post a Comment