Ada yang tertawa ketika bertanya untuk apa hasil jualan batik kepada Rm. Bambang. Ketertawaan itu muncul karena jawaban Rm. Bambang "Untuk senang-senang. Untuk menenuhi hiburan hidup". Barangkali ada yang berpikir sudah jadi rama kok masih mencari kesenangan dan hiburan. Tetapi bagi banyak orang yang sudah mengenal Domus Pacis Santo Petrus ternyata memaklumi bahkan mendukung yang dikatakan oleh Rm. Bambang. Upaya mencari senang dan hiburan itu adalah usaha untuk terjadinya suasana menggembirakan bagi para rama Domus yang sudah jauh dari derap kehidupan umat karena kondisi kelansiaan dengan segala kondisi fisik yang membuat sebagian besar hidupnya ada dalam kamar masing-masing.
Upaya membuat suasana senang yang diharapkan jadi kebahagiaan dilakukan dalam 2 upaya. Pertama, dengan bantuan Bu Titik dan Bu Rini ada gerakan umat untuk ikut menyajikan snak menambah yang bisa disajikan sendiri oleh Domus dari anggaran Keuskupan yang mencukupi untuk setengah bulan untuk semua penghuni Domus termasuk karyawan. Kedua, pengadaan sajian konsumsi khusus untuk even khusus seperti ulang tahun kelahiran, ulang tahun imamat, peringatan arwah rama mantan penghuni Domus Pacis Santo Petrus, dan juga even Gerejawi terutama Malam Paskah/Natal. Even ulang tahun kelahiran memang hanya menghadirkan sedikit undangan dari keluarga dan atau orang dekat rama yang bersangkitan. Sedang yang lain menghadirkan banyak undangan dari sanak saudara dan umat. Semua ini adalah upaya agar para rama sepuh Domus tidak merasa terjauhkan bahkan tersingkir dari umat Katolik dan keluarga. Semua upaya untuk mengembangkan kehidupan Domus yang diwarnai kebahagiaan sungguh terlaksana karena hadirnya kepedulian yang menghadirkan sumbangan baik yang berupa snak maupun yang berupa sumbangan uang. Untuk bulan Februari 2026 Rm. Bambang mencatat nama-nama mereka yang menghadirkan sumbangan :
- Penyumbang Snak : 1. Ibu Atik, 2. Ibu Rini, 3. Ibu Jondit, 4. Ibu Joni, 5. Ibu Iskak, 6. Ibu Rachel, 7. Ibu Lies Yatno, 8. Ibu Debby, 9. Ibu Kanti, 10. Kelompok Sta. Chatarina, 11. Ibu Sintari, 12. Ibu Satyawati, 13. Ibu Endang Purwani, 14. Ibu Tutik, 15. Ibi Ieneke, 16. Ibu Yustina, 17. Ibu Novi, 18. Ibu Septi Darto, 19. Ibu Lucinda, 20. Ibu Endang Prayitno, 21. Ibu Wahyu, 22. Ibu Daniek, 23. Ibu Septi Unanto, 24. Ibu Elly, 25. Ibu Jatmiko, 26. Ibu Titik.
- Penyumbang Hajatan : 1. Ibu Yinni Tjia, 2. Legio Maria Pringwulung, 3. Ibu Septi Unanto, 4. Ibu Bernadet Bintari, 5. Ibu Sri Daruningsih, 6. Ibu Coleta Tanti Sanvero, 7. PUPIP DIY, 8. PUPIP Wates, 9. Ibu Retno Wiraksi, 10. Ibu Put, 11. Keluarga Ibu Erna, 12. Ibu Budi, 13. Ibu Ambar, 14. Ibu Nadya, 15. Ibu Umi, 16. Ibu Ratmi, 17. Ibu Mardanu, 18. Bapak Blasius Chasto, 19. Apotek Jaya Sehat, 20. Ibu Sri Purwaningsih, 21. Ibu Agnes Trijoko, 22. Ibu Yucha, 23. Ibu Retha (Klg. Kimy Haryanto, Klg. Marco Adityo), 24. Ibu Retno Willy.
No comments:
Post a Comment